Radar Cuaca S-Band BMKG Cilacap, Tingkatkan Akurasi Informasi Cuaca
- 24 Jul 2026 15:53 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - BMKG menghadirkan radar cuaca S-Band di Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap untuk meningkatkan akurasi pemantauan cuaca dan penyampaian peringatan dini. Teknologi ini menjadi radar S-Band pertama yang dioperasikan di Indonesia dengan jangkauan hingga 400 kilometer, sehingga mampu memantau kondisi cuaca di Cilacap, Banyumas Raya, hingga pesisir selatan Pulau Jawa.
"Keunggulan radar S-Band dibanding tipe lain adalah jangkauannya yang mencapai 400 kilometer sehingga dapat memberikan informasi cuaca yang lebih akurat, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan dan pesisir," kata Ketua Tim Analisa dan Prakiraan BMKG Cilacap, Adnan Dendy Mardika, S.Kom., M.Si.
Adnan Dendy mengatakan radar cuaca S-Band bekerja dengan memancarkan gelombang untuk mengamati kondisi atmosfer dari jarak jauh. Menurut Adnan, radar tersebut tidak menggantikan fungsi satelit, melainkan melengkapinya agar hasil pengamatan semakin akurat.
BMKG juga mengombinasikan data radar, citra satelit, dan pengamatan atmosfer sehingga informasi cuaca yang diterima masyarakat menjadi lebih lengkap dan dapat dipertanggungjawabkan. Adnan juga mengatakan bahwa semakin banyak sudut kita melihat cuaca, hasilnya akan semakin baik dan akurat. Radar dan satelit saling melengkapi.
Adnan menjelaskan, kehadiran radar S-Band sangat bermanfaat bagi masyarakat Banyumas Raya yang memiliki wilayah dengan topografi beragam. Informasi hujan lebat yang lebih akurat diharapkan dapat membantu masyarakat dan pemerintah mengantisipasi potensi bencana seperti banjir dan tanah longsor, sementara masyarakat pesisir dapat memanfaatkan informasi cuaca untuk aktivitas pelayaran dan perikanan.
"Informasi yang kami berikan cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Yang terpenting, masyarakat tetap tenang, memahami isi peringatan dini, dan memastikan informasi berasal dari kanal resmi BMKG," katanya.
Ke depan, BMKG akan mengintegrasikan radar cuaca di berbagai daerah agar cakupan pemantauan semakin luas. Adnan berharap informasi cuaca dari BMKG dapat menjadi dasar bagi masyarakat maupun pemangku kepentingan dalam mengambil keputusan, sehingga risiko bencana dapat diminimalkan dan keselamatan masyarakat semakin terjaga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....