Gotong Royong Jadi Modal Sosial Pembangunan Desa di Banjarnegara

  • 24 Jul 2026 09:16 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banjarnegara — Pemerintah Kabupaten Banjarnegara menjadikan gotong royong sebagai salah satu modal sosial dalam pembangunan daerah. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai stakeholder lainnya dinilai penting untuk mendukung pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Banjarnegara, Drs. Sri Handono, mengatakan gotong royong menjadi bagian penting dalam pembangunan karena pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri.

“Tidak mungkin Kabupaten Banjarnegara, pemerintah daerahnya bisa membangun daerahnya sendirian. Jadi dibutuhkan gotong royong, dalam hal ini kolaborasi dengan stakeholder yang lain,” ujarnya kepada RRI, Jumat (24/7/2026).

Salah satu bentuk kolaborasi tersebut dilakukan melalui pembangunan desa yang melibatkan TNI. Menurut Sri Handono, keterlibatan berbagai pihak memberikan manfaat secara langsung maupun jangka panjang bagi masyarakat.

Pembangunan yang dilakukan tidak hanya menghasilkan output berupa pembangunan fisik dan nonfisik, tetapi juga diharapkan memberikan manfaat terhadap kehidupan masyarakat. Dampak yang dirasakan masyarakat antara lain berupa kemudahan akses, peningkatan kesempatan di bidang pendidikan, serta peningkatan perekonomian masyarakat.

Agar hasil pembangunan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang, pemerintah daerah memastikan pembangunan yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pemeliharaan juga perlu dilakukan apabila terdapat kerusakan, termasuk melalui dukungan bantuan keuangan desa.

Masyarakat juga didorong ikut menjaga hasil pembangunan karena turut terlibat dalam proses pembangunannya. Keterlibatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan yang telah dilakukan.

Kolaborasi lintas sektor juga dilakukan sejak tahap perencanaan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan atau Musrenbang. Selain TNI, berbagai pihak seperti Polri, pemerintah provinsi, dunia pendidikan, dan dunia usaha turut dilibatkan dalam mendukung pembangunan daerah.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara mendorong pembangunan yang lebih berfokus pada tingkat desa. Sri Handono menilai, kemajuan desa akan turut mempercepat kemajuan Kabupaten Banjarnegara.

“Kalau desa-desanya maju, pembangunannya maju, maka ini akan membawa pembangunan atau kemajuan kabupaten lebih cepat lagi,” tuturnya.

Dengan penguatan gotong royong dan kolaborasi lintas sektor, pembangunan desa diharapkan dapat berjalan lebih efektif serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. (Artika Sari Dewi).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....