Harapan Panti Asuhan di Tengah Ramainya Perayaan Hari Anak Nasional

  • 23 Jul 2026 15:52 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Peringatan hari anak pada Kamis (23/07/2026) menjadi momen penting untuk menyoroti pentingnya pemenuhan hak dan kebutuhan anak, termasuk anak-anak di panti asuhan. Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Purwokerto contohnya, yg terus berusaha memenuhi kebutuhan pokok, pendidikan, hingga kesehatan anak demi mencetak generasi tangguh dan bertaqwa.

Dalam kesehariannya, anak-anak panti menjalani aktivitas yang terstruktur namun tetap memberi ruang berkreasi. Mulai dari kegiatan pendidikan formal hingga kajian keagamaan.

Untuk memenuhi hak pendidikan anak, pengurus panti mengupayakan jaminan sekolah hingga tingkat SMA, serta membantu mencari beasiswa bagi yang berminat melanjutkan ke perguruan tinggi. Kebutuhan emosional juga senantiasa diperhatikan lewat komunikasi antara anak dengan pengasuh.

Pengasuh Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Purwokerto, Jesi Febrianita, mengungkapkan bahwa setiap anak memiliki latar belakang dan tantangan berbeda. Kendala utama yang dihadapi umumnya berkaitan dengan fase remaja yang belum menyadari pentingnya merancang masa depan.

“biasanya saya memberikan pesan-pesan kepada seluruh anak, ada yang secara pribadi, ada yang keseluruhan tergantung kebutuhannya,” ujarnya.

Jesi juga mengungkapkan pentingnya kemampuan adaptasi bagi anak “masa depan yang ideal itu dia sudah memiliki mental untuk survival supaya nanti ketika keluar dari sini mereka sudah bisa beradaptasi dengan lingkungan.

Di sisi operasional, panti asuhan masih menghadapi tantangan dukungan. Ketua Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Purwokerto, Slamet Pamuji, menjelaskan bahwa bantuan dari pemerintah sejauh ini baru diterima dalam bentuk logistik makanan sebanyak dua kali dalam setahun (satu kali per semester). Untuk menjaga keberlangsungan operasional dan tidak bergantung sepenuhnya pada donatur, pihak panti berinisiatif mengembangkan unit usaha ekonomi mandiri.

“Memang kami berusaha untuk tidak begitu bergantung pada donatur, makanya kami di sini ada beberapa usaha ekonomi panti, kami punya wisma, kemudian kami punya taksi barang, juga ada laundry,” katanya.

Ia mengungkapkan harapan besar di perayaan Hari Anak Nasional ini agar kerjasama antara pemerintah, masyarakat, dan panti asuhan menjadi erat, tidak hanya materi tapi juga pengalaman. Kerjasama tersebut diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang tangguh, bertakwa, unggul, serta bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara, sebagaimana visi yang diusung oleh Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Purwokerto. (Andika)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....