Hasna Ikuti Ruwat Sukerta untuk Lestarikan Tradisi Jawa
- 22 Jul 2026 17:01 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Prosesi Ruwat Sukerta dalam rangkaian Festival Banjoemas Kota Lama 2026 diikuti peserta dari berbagai kategori sukerta yang dikenal dalam tradisi Jawa. Salah satunya adalah Hasna Imarotun Nahdliyah yang mengikuti ritual tersebut karena termasuk dalam kategori sukerta lumpat kidang berdasarkan susunan kelahirannya sebagai anak dari empat bersaudara.
Hasna mengaku keikutsertaannya dalam prosesi ruwatan bukanlah yang pertama. Sebelumnya, ia pernah menjalani ruwatan di Surakarta yang dipimpin dalang Ki Sukrono Suwondo dengan pendampingan Suyanto dari Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta.
Meski telah mengikuti ruwatan sebelumnya, Hasna kembali mengikuti prosesi serupa di Banyumas. Menurutnya, setiap daerah memiliki tata cara dan kekhasan pelaksanaan ruwatan yang berbeda sehingga mengikuti ruwatan lebih dari satu kali bukan menjadi persoalan.
"Sukerta itu sebetulnya setiap orang ada dalam diri orang masing-masing. Apapun yang dijalani itu kadang ada yang nyandungi, ada yang ruweti. Jadi kita perlu berusaha untuk melakukan prosesi ataupun doa-doa yang sebaiknya dilakukan untuk memperlancar urusan kita di masa yang akan datang," ujar Hasna.
Ia mengatakan pemahaman tersebut juga diperoleh setelah berdiskusi dengan dalang Ki Sungging Suharto yang memimpin prosesi Ruwat Sukerta pada Festival Banjoemas Kota Lama 2026. Dari perbincangan tersebut, ia semakin memahami bahwa setiap daerah memiliki tradisi ruwatan dengan ciri khas masing-masing yang tetap memiliki tujuan yang sama.
Hasna menilai tradisi Ruwat Sukerta masih relevan untuk terus dilestarikan karena menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Banyumas. Menurutnya, pelaksanaan ruwatan tidak hanya menjaga warisan budaya leluhur, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal nilai-nilai tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.
"Saya berharap setelah mengikuti ruwatan ini diberikan kelancaran dalam pekerjaan, masa depan, jodoh, dan segala urusan kehidupan. Semoga semuanya menjadi lebih baik ke depannya," kata Hasna.
Pelaksanaan Ruwat Sukerta dalam Festival Banjoemas Kota Lama 2026 menjadi salah satu upaya menjaga keberlangsungan tradisi kerakyatan Banyumas di tengah perkembangan zaman. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal sekaligus mendorong generasi muda untuk terus mengenal, memahami, dan melestarikan warisan budaya yang telah hidup di tengah masyarakat selama bertahun-tahun. (Sofia Almas Meylani)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....