Politeknik Madyathika Perkuat Kolaborasi dengan Dunia Industri
- 21 Jul 2026 16:11 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purbalingga: Perguruan tinggi vokasi didorong untuk semakin memperkuat keterhubungan dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) agar tidak hanya menghasilkan lulusan, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan pasar kerja serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, saat menghadiri Dies Natalis ke-3 Politeknik Madyathika Purbalingga, Selasa (21/7/2026). Menurut Dimas, pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang siap memasuki dunia kerja, adaptif terhadap perkembangan teknologi, inovatif, serta mampu menciptakan peluang usaha.
"Kami optimistis, dengan semangat inovasi dan kolaborasi, Politeknik Madyathika akan terus berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi vokasi yang membanggakan Kabupaten Purbalingga," ujarnya.
Ia menekankan bahwa sinergi antara perguruan tinggi dengan dunia usaha dan dunia industri harus diwujudkan melalui kerja sama yang konkret. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang dilakukan dalam rangkaian Dies Natalis, menurutnya, tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial semata.
"Ini bukan sekadar penandatanganan dokumen, melainkan simbol komitmen bersama untuk membangun pendidikan yang benar-benar mampu menjawab isu-isu terkini dan selaras dengan kebutuhan dunia kerja," kata Dimas.
Ia berharap kolaborasi tersebut dapat diwujudkan dalam berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa, dunia usaha, maupun masyarakat. Selain itu, Dimas juga mengapresiasi peluncuran Tim Digital Marketing Politeknik Madyathika.
Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan kesiapan kampus dalam merespons perkembangan ekonomi digital yang kini semakin berpengaruh terhadap dunia usaha. Penguasaan pemasaran digital, lanjutnya, menjadi keterampilan penting, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk.
Sementara itu, Direktur Utama Politeknik Madyathika Purbalingga, Dr. Ir. Taufik Dwi Laksono, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., ACPE, menegaskan bahwa memasuki usia ketiga, kampusnya berkomitmen memperluas manfaat bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Purbalingga.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung perkembangan Politeknik Madyathika melalui berbagai bentuk kerja sama.
"Terima kasih kepada semua pihak yang menerima positif Politeknik Madyathika dengan menjalin kerja sama yang positif dengan kami," ujarnya.
Menurut Taufik, sejumlah program strategis telah dijalankan untuk memperkuat kontribusi kampus kepada masyarakat. Program tersebut meliputi Satu Desa Satu Lulusan Politeknik Madyathika, program desa binaan, pendampingan UMKM, serta pelatihan dan magang kerja ke luar negeri.
Berbagai program tersebut dirancang agar keberadaan kampus tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa, tetapi juga mampu mendorong pengembangan potensi ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah perdesaan.
"Kami yakin dengan kolaborasi, kampus siap mendorong pengembangan potensi di wilayah perdesaan melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi," katanya.
Melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dunia industri, dan masyarakat, Politeknik Madyathika Purbalingga diharapkan mampu mengambil peran yang lebih besar dalam mencetak SDM yang kompeten, berdaya saing, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....