SPMB SDN 8 Kranji Berjalan Lancar, MPLS Dukung Adaptasi Siswa Baru

  • 20 Jul 2026 14:04 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: RRI.CO.ID, Banyumas: Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SD Negeri 8 Kranji berlangsung lancar dan sesuai ketentuan yang berlaku. Setelah proses penerimaan selesai, sekolah melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebagai upaya membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah, guru, dan teman sebaya.

Hal ini disampaikan oleh Kepala SD Negeri 8 Kranji, Laila Nurul Komariyah, mengatakan bahwa pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bertujuan mengenalkan lingkungan satuan pendidikan kepada peserta didik baru. Selain itu, kegiatan tersebut juga membekali siswa dengan berbagai pengetahuan, seperti penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), tata tertib sekolah, serta pembentukan karakter sebagai bekal mengikuti proses pembelajaran.

“Kami gunakan kesempatan ini untuk memberikan pengetahuan, mengenalkan satuan pendidikan kepada murid-murid kami. Dan di sana anak-anak kami ajarkan mengenal lingkungan, tentang pembiasan hidup bersih dan sehat (PHBS), kemudian tata tertib sekolah, bagaimana pembentukan karakter secara legal agar anak-anak ketika mulai pembelajaran mereka siap memberikan konsep diri positif, belajar bersama bapak dan ibu guru di sekolah,” ujarnya.

Selama pelaksanaan MPLS, sekolah juga memberikan pendampingan secara intensif dengan melibatkan seluruh guru dalam berbagai kegiatan.. Melalui pengenalan lingkungan sekolah, aktivitas bersama, dan permainan edukatif, peserta didik diharapkan dapat lebih cepat beradaptasi, membangun rasa percaya diri, serta menjalin hubungan yang baik dengan guru maupun teman-teman baru.

Laila menambahkan bahwa seluruh guru berperan aktif dalam pelaksanaan MPLS melalui berbagai kegiatan yang berlangsung selama lima hari. Menurutnya, kegiatan tersebut dirancang secara implementatif agar peserta didik tidak hanya memahami lingkungan sekolah secara teori, tetapi juga memperoleh pengalaman berinteraksi langsung dengan guru maupun warga sekolah lainnya.

“Di dalam MPLS seluruh guru terlibat langsung secara aktif dan kami memberikan kegiatan-kegiatan di lima hari MPLS kemarin dengan kegiatan-kegiatan positif, kegiatan-kegiatan yang memang implementatif. Jadi anak-anak betul-betul bukan hanya secara teori mereka mengenal, tapi berinteraksi dengan warga sekolah lain,” ujarnya. (Aisyananda)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....