Gol A Gong Apresiasi Literasi Pramuka Banyumas Melalui Antologi Puisi

  • 15 Jul 2026 11:28 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas - Duta Baca Indonesia periode 2021–2026, Gol A Gong, mengapresiasi upaya Satuan Karya (Saka) Pustaka Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Banyumas dalam mengembangkan budaya literasi melalui peluncuran antologi puisi "Larik-Larik Pandu Pertiwi". Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Dinarpus) Kabupaten Banyumas, Minggu (12/7/2026), dinilai menjadi contoh kolaborasi positif antara gerakan kepanduan dan penguatan budaya baca.

Menurut Gol A Gong, pengembangan literasi tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga pendidikan, tetapi juga dapat tumbuh dari komunitas dan organisasi kepemudaan. Ia menilai Gerakan Pramuka memiliki potensi besar dalam membentuk karakter generasi muda melalui kebiasaan membaca dan menulis.

"Saya mengapresiasi langkah inovatif Kwartir Cabang Banyumas yang berhasil mengawinkan gerakan kepramukaan dengan gerakan literasi nasional secara konsisten," ujar Gol A Gong di hadapan para peserta kegiatan.

Ia berharap semakin banyak daerah yang mengembangkan gerakan literasi berbasis komunitas seperti yang dilakukan Saka Pustaka Banyumas. Menurutnya, karya sastra menjadi media yang efektif untuk menanamkan nilai kebangsaan, kepedulian sosial, serta semangat berkarya di kalangan generasi muda.

Ketua Pimpinan Saka Pustaka Kwartir Cabang Banyumas, Fuad Zein Arifin, S.Pd., mengatakan peluncuran buku tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam memperluas ruang kreativitas anggota Pramuka. Selain memperkuat budaya membaca, pihaknya juga ingin mendorong lahirnya lebih banyak penulis muda dari lingkungan kepanduan.

"Buku 'Tunas Muda Penjaga Pertiwi' adalah manifestasi pikiran kritis dan ruang refleksi bagi anggota kepanduan. Kami ingin membuktikan bahwa Pramuka Banyumas tidak hanya tangguh di lapangan, tetapi juga memiliki ketajaman intelektual dan kepekaan rasa yang dituangkan melalui karya tulis," kata Fuad.

Peluncuran antologi puisi tersebut turut dihadiri puluhan penulis, pegiat literasi, serta pengurus Gerakan Pramuka di Kabupaten Banyumas. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antara komunitas literasi, dunia penerbitan, dan organisasi kepemudaan dalam membangun ekosistem literasi daerah.

Melalui apresiasi yang disampaikan Duta Baca Indonesia, diharapkan gerakan literasi berbasis komunitas di Banyumas semakin berkembang dan mampu melahirkan karya-karya yang tidak hanya memperkaya khazanah sastra, tetapi juga memperkuat karakter generasi muda sebagai agen perubahan di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....