Srambi PAUD Center Gelar Edukasi Parenting, Perkuat Tumbuh Kembang Anak Usia Emas

  • 15 Jul 2026 10:27 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas - Menjelang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Srambi PAUD Center menggelar kegiatan parenting bagi orang tua dan wali murid di Aula Srambi PAUD Center, Jalan Kesatrian Nomor 58, Sokanegara, Purwokerto Timur, Sabtu (11/7/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara keluarga dan sekolah dalam mendukung tumbuh kembang anak pada usia emas 0-6 tahun.

Dalam kegiatan tersebut, orang tua mendapat materi bertajuk "Gizi Jadi Penentu Kualitas Otak Anak" yang disampaikan oleh Ahli Gizi Afina Rachma Sulistyaning, S.Gz., M.Sc., Dietisien. Ia menjelaskan bahwa sekitar 80 persen perkembangan otak anak terjadi pada usia 0-6 tahun, dimulai sejak masa konsepsi atau 1.000 Hari Pertama Kehidupan hingga anak berusia enam tahun.

"Ini adalah jendela kritis pembentukan sinaps atau saraf otak. Pada masa ini, otak anak membentuk jutaan sinaps setiap detik," ujar Afina dalam keterangan yang diterima RRI, Rabu (15/7/2026).

Menurutnya, gizi tidak hanya berpengaruh terhadap berat badan, tetapi juga menentukan kualitas sambungan antarsel saraf yang berperan dalam perkembangan kemampuan bahasa, kognitif, dan motorik anak.

"Pesan kuncinya adalah apa yang anak makan hari ini akan menjadi fondasi cara berpikir dan belajarnya di masa depan," katanya.

Selain materi tentang gizi, Kepala Sekolah Srambi PAUD Center Tanti Tri Hastuti, S.TP., M.Pd., menyampaikan paparan bertajuk "Attachment dan Regulasi Diri, Bekal Mandiri di Sekolah". Ia menekankan pentingnya kehangatan dan rasa aman yang diberikan orang tua sebagai bekal anak saat memasuki lingkungan sekolah.

"Ketika anak merasa dicintai dan dipahami di rumah, itu akan menguatkan kesiapannya di sekolah. Akan tumbuh rasa percaya diri, kemandirian, tanggung jawab, serta kemampuan beradaptasi dan menerima pengetahuan yang lebih luas," ujarnya.

Tanti menjelaskan, regulasi diri merupakan kemampuan anak dalam mengelola emosi dan perilaku. Menurutnya, kemampuan tersebut terbentuk melalui pola asuh yang responsif dan hubungan yang erat antara orang tua dan anak.

"Kemampuan ini tidak muncul begitu saja, melainkan dibangun dari pola asuh yang responsif dan hubungan lekat yang sehat antara orang tua dan anak," tegasnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif antara narasumber dan peserta. Melalui agenda parenting ini, Srambi PAUD Center berharap orang tua semakin memahami pentingnya peran keluarga dalam mendukung pendidikan anak, sehingga kolaborasi antara pola asuh yang hangat dan pemenuhan gizi yang baik dapat mengoptimalkan tumbuh kembang anak pada masa emasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....