Tradisi Syukur & Lestarikan Budaya Leluhur, Warga Gumelem Gelar Grebeg Suran
- 08 Jul 2026 13:27 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banjarnegara - Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, kembali menggelar Grebeg Suran Sunan Geseng untuk keenam kalinya pada Selasa (7/7/2026). Tradisi tahunan yang dipusatkan di kawasan Makam Sunan Geseng ini menjadi wujud rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus upaya melestarikan warisan budaya leluhur.
Kegiatan tersebut diikuti masyarakat, tokoh adat, perangkat desa, serta tamu undangan. Sejumlah prosesi adat digelar secara berurutan, dipadukan dengan hiburan rakyat yang menjadi bagian dari tradisi tahunan tersebut.
Rangkaian acara diawali dengan prosesi Pendeman, yakni penguburan kepala kambing di dekat tugu prasasti. Ritual ini melambangkan doa agar masyarakat diberikan keselamatan, keberkahan, dan kemakmuran.
Selanjutnya, peserta mengikuti kirab menuju Makam Sunan Geseng untuk melaksanakan doa bersama. Prosesi inti kemudian diisi dengan Jamasan Pusaka, yaitu ritual pencucian keris dan kain peninggalan leluhur. Masyarakat juga disuguhi pertunjukan seni embeg sebelum acara ditutup dengan tradisi Rembutan Gunungan.
Kepala Desa Gumelem Kulon, Arief Machbub, mengatakan Grebeg Suran merupakan agenda budaya tahunan yang lahir dari inisiatif masyarakat Gumelem bagian atas. Menurut dia, tradisi tersebut menjadi bentuk rasa syukur atas nikmat kesehatan, umur panjang, dan rezeki yang diberikan Tuhan.
"Grebeg Suran ini sudah memasuki penyelenggaraan yang keenam. Kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur masyarakat kepada Allah SWT sekaligus bentuk pelestarian adat dan budaya yang menjadi warisan leluhur," kata Arief.
Ia menambahkan, penyelenggaraan Grebeg Suran tidak lepas dari sinergi antara Pemerintah Desa Gumelem Kulon, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banjarnegara, serta masyarakat yang bergotong royong menyukseskan acara.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banjarnegara, Tursiman, menilai Grebeg Suran tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga mencerminkan rasa syukur masyarakat atas berbagai capaian pembangunan.
"Grebeg Suran merupakan bentuk rasa syukur masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa atas peningkatan di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, kesejahteraan, hingga kerukunan dan kekompakan warga. Tradisi seperti ini harus terus dijaga agar tetap hidup dan berkembang," ujar Tursiman.
Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan berkomitmen mendukung berbagai kegiatan pelestarian budaya sebagai bagian dari pengembangan potensi pariwisata daerah.
Tursiman berharap Grebeg Suran Sunan Geseng yang telah digelar secara konsisten selama enam tahun terakhir dapat terus diwariskan kepada generasi muda sekaligus menjadi salah satu daya tarik wisata budaya di Kabupaten Banjarnegara. (jkw)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....