Kesepian di Usia Dewasa: Atasi dengan Membangun Hubungan yang Berkualitas

  • 08 Jul 2026 08:09 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Rasa kesepian ternyata tidak selalu dialami oleh orang yang hidup sendiri atau memiliki sedikit teman. Dosen Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Imam Faisal, S.Psi., M.A., mengatakan kesepian lebih berkaitan dengan kualitas hubungan dan interaksi dengan orang lain.

"Kesepian itu bukan soal banyak atau sedikitnya teman, tetapi tentang kualitas hubungan dan apakah kita merasa benar-benar terhubung dengan orang lain," ujar Imam Faisal.

Menurut Imam Faisal, seseorang bisa saja merasa kesepian meski berada di tengah keramaian jika tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan orang di sekitarnya. Ia menjelaskan, rasa kesepian dapat dialami oleh siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

"Kesepian adalah pengalaman yang sangat subjektif, sehingga setiap orang bisa merasakannya dengan penyebab yang berbeda-beda," kata Imam Faisal.

Imam Faisal menambahkan, rendahnya rasa percaya diri, minimnya dukungan sosial, hingga kecenderungan menarik diri dari lingkungan dapat membuat seseorang lebih mudah merasa kesepian. Orang yang merasa tidak percaya diri sering kali berpikir orang lain tidak mau menerima dirinya, sehingga akhirnya memilih menyendiri dan semakin merasa kesepian.

Menurutnya, memiliki pasangan bukan berarti seseorang otomatis terbebas dari rasa kesepian. Dalam hubungan pun seseorang tetap bisa merasa kesepian jika komunikasi dan perhatian dengan pasangan tidak terjalin dengan baik.

Untuk mengatasi kesepian, Imam Faisal menyarankan agar masyarakat mulai membangun interaksi sederhana dengan orang lain tanpa harus menunggu momen besar. Mulailah dari hal-hal kecil, seperti menyapa atau mengobrol dengan satu orang terlebih dahulu karena dari komunikasi yang sederhana, hubungan yang lebih bermakna bisa mulai terbangun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....