Jembatan Serayu Segera Dibuka, Warga Sambut Gembira
- 05 Jul 2026 11:14 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas – Jembatan Serayu di Kabupaten Banyumas resmi kembali dibuka untuk seluruh jenis kendaraan mulai Senin (6/7/2026) pukul 08.00 WIB. Pembukaan dilakukan lebih cepat dari jadwal semula setelah proses perbaikan berhasil diselesaikan lebih awal.
Sebelumnya, perbaikan Jembatan Serayu dijadwalkan berlangsung selama sekitar 45 hari, mulai 15 Juni hingga 30 Juli 2026. Namun, berkat percepatan pekerjaan di lapangan, jembatan sudah dapat difungsikan kembali sekitar 25 hari setelah pekerjaan dimulai.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.2 Provinsi Jawa Tengah, Nandang Sungkono, mengatakan percepatan penyelesaian proyek dilakukan dengan sistem kerja selama 24 jam sehingga seluruh tahapan pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat dari target.
"Kami bekerja 24 jam. Alhamdulillah pekerjaan bisa selesai lebih cepat. Untuk lantai jembatan sudah aman dilalui sehingga kami putuskan dibuka lebih awal agar masyarakat tidak terlalu lama terdampak penutupan," ujar Nandang.

Meski demikian, ia menjelaskan masih terdapat beberapa pekerjaan penyelesaian, seperti pengacetan dan penyempurnaan trotoar. Namun pekerjaan tersebut tidak mengganggu arus lalu lintas karena struktur utama dan lantai jembatan telah dinyatakan siap digunakan.
Menurut Nandang, percepatan pembukaan dilakukan untuk mengurangi dampak kemacetan yang terjadi di jalur alternatif, terutama ruas Banyumas–Rawalo melalui Manirancan yang selama penutupan Jembatan Serayu mengalami peningkatan volume kendaraan.
Ia menambahkan, selama proses perbaikan tidak ditemukan kendala berarti. Mulai dari pembongkaran pelat jembatan, pengecoran beton, hingga pengaspalan dapat berjalan sesuai rencana bahkan lebih cepat dari target.
Kembalinya operasional Jembatan Serayu juga disambut baik masyarakat. Salah seorang tukang ojek di sekitar jembatan, Raslim, mengaku senang karena selama penutupan banyak pengguna jalan yang kebingungan mencari jalur alternatif.
"Hampir setiap hari ada yang bertanya jalur menuju Banyumas lewat mana karena harus memutar lewat Prahu. Mudah-mudahan setelah dibuka, aktivitas kembali normal," katanya.
Raslim mengungkapkan penutupan jembatan turut berdampak pada pendapatannya. Selama perbaikan berlangsung, jumlah penumpang menurun sehingga dalam sehari ia terkadang hanya memperoleh satu kali penumpang.
Ia berharap dibukanya kembali Jembatan Serayu dapat meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus mengembalikan aktivitas ekonomi warga di sekitar kawasan jembatan seperti sediakala.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....