UMP Ikut Ambil Bagian dalam Forum Pendidikan Global GSDC 2026
- 04 Jul 2026 21:07 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Forum pendidikan tinggi berskala internasional The 5th Global Sustainable Development Congress (GSDC) 2026 menjadi ajang bagi berbagai perguruan tinggi untuk memperluas jejaring dan menjajaki peluang kolaborasi lintas negara.
Salah satu kampus yang mengikuti kegiatan tersebut adalah Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), yang bergabung bersama delegasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah (PTMA).
Kongres yang diselenggarakan oleh Times Higher Education (THE) itu berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, pada 22–25 Juni 2026. Forum tersebut diikuti sekitar 5.000 peserta dari kalangan perguruan tinggi, pemerintah, industri, hingga organisasi masyarakat sipil dari berbagai negara sebagai wadah memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Keikutsertaan UMP menjadi bagian dari delegasi PTMA yang difasilitasi Asosiasi Kantor Urusan Internasional (ASKUI) PTMA di bawah koordinasi Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Secara keseluruhan, sebanyak 28 delegasi PTMA mengikuti forum tersebut.
Dalam kegiatan itu, UMP memperkenalkan sejumlah program yang berkaitan dengan internasionalisasi kampus. Di antaranya program internasional, skema beasiswa bagi mahasiswa asing seperti KNB Scholarship dan Darmasiswa, program pertukaran mahasiswa, kolaborasi riset dengan mitra luar negeri, layanan bagi mahasiswa internasional, hingga berbagai capaian dalam bidang internasionalisasi.
Kepala Biro Kerja Sama dan Urusan Internasional (BKUI) UMP, Condro Nur Alim, Ph.D., mengatakan keikutsertaan dalam GSDC 2026 dimanfaatkan tidak hanya untuk memperkenalkan kampus, tetapi juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai institusi dari luar negeri.
"Keikutsertaan UMP dalam GSDC 2026 menjadi kesempatan strategis untuk memperluas jejaring internasional sekaligus memperkuat promosi institusi. Melalui sesi konsultasi dengan Times Higher Education (THE), kami juga memperoleh berbagai masukan yang bermanfaat untuk mendukung peningkatan reputasi global UMP. Di sini, kami membagi delegasi UMP ke dalam tim promosi dan tim pengembangan jejaring agar partisipasi di GSDC 2026 dapat berjalan lebih optimal," ujarnya dalam keterangan yang diterima RRI, Sabtu (4/7/2026).
Menurut Condro, delegasi UMP dibagi menjadi dua tim agar seluruh agenda kongres dapat dimanfaatkan secara maksimal. Tim promosi bertugas memperkenalkan berbagai program kampus kepada peserta internasional, sedangkan tim pengembangan jejaring melakukan komunikasi dan penjajakan kerja sama dengan perguruan tinggi maupun lembaga dari berbagai negara.
Selain mengikuti pameran, delegasi UMP juga terlibat dalam sejumlah agenda seperti business matching, sesi networking dengan calon mitra, serta konsultasi bersama Times Higher Education mengenai strategi pengembangan reputasi perguruan tinggi di tingkat internasional.
Rektor UMP, Prof. Dr. Jebul Suroso, mengatakan partisipasi dalam forum tersebut merupakan bagian dari upaya kampus memperluas kerja sama internasional di bidang pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
"Keikutsertaan UMP dalam Global Sustainable Development Congress 2026 merupakan wujud nyata komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola perguruan tinggi, memperkuat internasionalisasi, serta meningkatkan reputasi UMP di tingkat internasional," tuturnya.
Ia menambahkan, forum internasional tersebut juga sejalan dengan upaya perguruan tinggi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui kemitraan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Melalui keikutsertaannya dalam GSDC 2026, UMP berharap dapat membuka peluang kolaborasi baru dengan berbagai mitra internasional sekaligus memperluas kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....