Menteri Lingkungan Hidup Ajak Perkuat Penanaman Mangrove, Tekan Abrasi Pantura
- 03 Jul 2026 19:58 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Brebes - Menteri Lingkungan Hidup mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat upaya rehabilitasi mangrove sebagai langkah mitigasi abrasi di kawasan Pantai Utara Jawa. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan bertajuk “Gerakan Brebes Asri: Penanaman Pohon Mangrove” di kawasan pesisir pantai Randusanga, Kabupaten Brebes, Jumat (3/7/2026)
Menteri Lingkungan Hidup, Moh. Jumhur Hidayat menjelaskan, wilayah Pantai Utara Jawa merupakan kawasan pesisir yang rentan mengalami abrasi. Selain karena gelombang laut, kondisi tersebut juga dipengaruhi penurunan muka tanah akibat pemanfaatan air tanah yang tidak diimbangi dengan upaya mengembalikan cadangan air ke dalam tanah.
Ia mengatakan pemerintah tengah menyiapkan regulasi terkait pemanfaatan air tanah dalam jumlah besar untuk melakukan pemulihan melalui konsep water farming. Upaya tersebut dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti pembangunan biopori maupun penanaman pohon sebagai daerah resapan air.
"Upaya dari dalam daratan sendiri itu harus dilakukan. Salah satunya adalah penanaman mangrove untuk memastikan abrasi tidak terus berlangsung. Sebentar lagi juga akan ada kebijakan bagi mereka yang mengambil air tanah, terutama di perkotaan, wajib mengembalikan air itu ke tanah melalui konsep water farming," ujarnya.
Selain mencegah abrasi, rehabilitasi mangrove juga menjadi bagian dari upaya pemulihan ekosistem pesisir. Saat ini sekitar 30 persen kawasan mangrove di Indonesia mengalami kerusakan sehingga diperlukan keterlibatan berbagai pihak untuk mempercepat proses rehabilitasi.
Menteri Lingkungan Hidup mengapresiasi keterlibatan pemerintah daerah, masyarakat, relawan, hingga berbagai organisasi yang turut berpartisipasi dalam gerakan penanaman mangrove. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.
Sementara itu, Wakil Bupati Brebes, Wurja menyambut baik kehadiran Menteri Lingkungan Hidup dalam kegiatan tersebut. Kehadiran Menteri Lingkungan Hidup dalam kegiatan tersebut dinilai menjadi penyemangat bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus menjaga kelestarian kawasan mangrove sebagai benteng alami pesisir.
"Kehadiran beliau memberikan semangat bagi kita semua dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian mangrove. Ini menjadi motivasi agar budaya menjaga lingkungan terus tumbuh di tengah masyarakat," ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap gerakan penanaman mangrove terus meluas dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Upaya tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam mengurangi dampak abrasi sekaligus menjaga kelestarian ekosistem pesisir di wilayah Pantai Utara Jawa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....