HMPS PAI UMP Dorong Mahasiswa Bijak Manfaatkan Teknologi Digital

  • 02 Jul 2026 15:29 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Pemanfaatan teknologi digital di kalangan generasi muda perlu diarahkan agar tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga mendukung proses belajar dan penguatan karakter.

Berangkat dari semangat tersebut, Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (HMPS PAI) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menggelar Seminar Nasional bertajuk From Scrolling to Schooling dalam rangkaian Islamic Education Project (IEP) 2026.

Seminar yang digelar di Aula Syamsuhadi Irsyad, Lantai 10 UMP Tower, Sabtu (13/6/2026), diikuti ratusan mahasiswa dari UMP maupun berbagai perguruan tinggi di Banyumas dan sekitarnya. Mengusung tema "PAI Next Level: Digital, Religius, Progresif", kegiatan ini mengajak generasi muda memanfaatkan teknologi secara produktif tanpa mengesampingkan nilai-nilai keislaman.

Ketua HMPS PAI UMP, Yanuar Rizki Arif Saputra, mengatakan seminar tersebut menjadi wujud komitmen mahasiswa Pendidikan Agama Islam dalam merespons tantangan perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Menurutnya, kegiatan itu tidak sekadar menjadi agenda organisasi, tetapi juga ruang bagi mahasiswa untuk memperkuat peran pendidikan Islam di era digital. Ia menilai mahasiswa harus mampu tampil sebagai agen perubahan, inovator, sekaligus penyebar nilai-nilai dakwah yang kreatif di tengah masyarakat.

Seminar dibuka oleh Kepala Program Studi Pendidikan Agama Islam UMP, Dr. A. Sulaeman, M.S.I. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa penguasaan teknologi harus berjalan seiring dengan pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan.

Ia mengatakan generasi muda dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan digital tanpa kehilangan jati diri sebagai pribadi yang berakhlak dan berintegritas.

"Tema PAI Next Level: Digital, Religius, Progresif sangat relevan dengan kebutuhan zaman. Seorang muslim harus mampu menguasai teknologi digital, tetap menjaga akhlaknya, serta memiliki cara berpikir yang progresif dan berkemajuan. Itulah esensi pendidikan Islam yang sesungguhnya," ujarnya.

Pada sesi utama, peserta memperoleh materi dari Alfatahar, penggiat edukasi sekaligus motivator muda yang aktif mengampanyekan literasi digital. Melalui materi bertajuk From Scrolling to Schooling, ia mengajak mahasiswa mengubah kebiasaan menggunakan media sosial secara pasif menjadi aktivitas yang lebih produktif dan bernilai edukatif.

Menurut Alfatahar, perangkat digital dan media sosial bukanlah ancaman apabila dimanfaatkan secara bijak. Justru, keduanya dapat menjadi sarana untuk belajar, mengembangkan keterampilan, serta memperluas wawasan.

"Kita harus mengubah kebiasaan scrolling tanpa arah menjadi proses belajar yang terarah. Gunakan media digital untuk mengakses pengetahuan, membangun relasi yang positif, serta memperkuat kapasitas diri sebagai generasi masa depan," katanya.

Diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta. Berbagai isu, mulai dari literasi digital, penyebaran hoaks, etika bermedia sosial, hingga strategi menciptakan konten dakwah yang kreatif menjadi topik yang banyak dibahas.

Melalui seminar ini, HMPS PAI UMP berharap mahasiswa mampu menjadi generasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman. Kegiatan tersebut juga menegaskan bahwa pendidikan agama Islam tetap relevan sebagai bekal menghadapi tantangan kehidupan di era digital.

Dengan semangat "Digital, Religius, Progresif", UMP terus mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya cakap memanfaatkan teknologi, tetapi juga berkarakter, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan umat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....