Pedagang Ikan Hias di Purwokerto Keluhkan Dampak Pemadaman Listrik
- 25 Jun 2026 10:09 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas – Pemadaman listrik yang terjadi beberapa hari terakhir di wilayah Purwokerto berdampak pada aktivitas pedagang ikan hias di Pasar Ikan Mina Restu Purwokerto, Kabupaten Banyumas. Para pedagang mengaku khawatir, karena kelangsungan hidup ikan sangat bergantung pada pasokan listrik untuk mengoperasikan berbagai peralatan pendukung.
Salah satu pedagang ikan hias, Sulistio, mengatakan seluruh usaha yang dijalankannya hampir sepenuhnya mengandalkan listrik. Ia menjual berbagai jenis ikan air tawar, mulai dari ikan koi hingga arwana yang membutuhkan sirkulasi dan suplai oksigen yang stabil.
Menurut Sulistio, pemadaman listrik yang berlangsung dalam waktu lama dapat mengancam keselamatan ikan-ikan yang dipelihara di kolam maupun akuarium. Ia menyebutkan, apabila listrik padam lebih dari dua hingga empat jam, kadar oksigen di dalam air akan menurun sehingga berisiko menyebabkan ikan mati.
Saat pemadaman terjadi beberapa waktu lalu, Sulistio mengaku sempat panik karena salah satu generator cadangan atau genset yang dimiliki tidak berfungsi. Beruntung, genset lainnya masih dapat digunakan sehingga sebagian besar ikan berhasil diselamatkan.
"Kalau pemadaman terlalu lama, terutama lebih dari dua jam, kami sangat khawatir. Aerator, pompa filter, dan lampu semuanya menggunakan listrik. Kalau tidak ada suplai listrik, oksigen berkurang dan ikan bisa mati," ujarnya saat diwawancara RRI pada Rabu (24/6/2026).
Ia menjelaskan, listrik digunakan untuk mengoperasikan pompa filterisasi, aerator atau blower sebagai pemasok oksigen, serta pencahayaan akuarium. Seluruh peralatan tersebut berperan penting dalam menjaga kualitas air dan kesehatan ikan.
Sulistio berharap ke depan gangguan listrik dapat diminimalkan. Jika memang harus dilakukan pemadaman karena perbaikan atau pemeliharaan jaringan, ia meminta agar informasi disampaikan lebih awal sehingga para pedagang dapat mempersiapkan genset maupun langkah antisipasi lainnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....