SPMB Banyumas Berjalan Lancar, Dinas Pendidikan Minta Orang Tua Aktif
- 25 Jun 2026 09:50 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMP di Kabupaten Banyumas hingga hari terakhir pendaftaran dilaporkan berjalan lancar. Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas mencatat tingginya antusiasme masyarakat sejak hari pertama pembukaan.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Wahyu Adhi Fibrianto, SSTP., M.AP., mengatakan pada 11 menit pertama pembukaan SPMB, tercatat sekitar 8 ribu akun langsung mengakses sistem pendaftaran.
“Alhamdulillah sampai hari ini SPMB berjalan lancar. Bahkan pada hari pertama, dalam 11 menit pertama sudah ada sekitar 8 ribu akun yang masuk,” ujarnya.
Meski sistem berjalan baik, Wahyu mengingatkan orang tua calon siswa agar aktif memantau perkembangan akun pendaftaran. Pasalnya, posisi peringkat dalam sistem dapat berubah setiap lima menit sesuai dengan jumlah pendaftar dan ketentuan seleksi yang berlaku.
“Kami sudah sampaikan berkali-kali, orang tua harus memantau akun setiap lima menit. Karena ranking bisa berubah sewaktu-waktu. Jangan sampai anak sudah keluar dari daftar pilihan tetapi tidak diketahui,” katanya.
Ia menambahkan, dalam mekanisme seleksi SMP, prioritas utama ditentukan berdasarkan domisili atau jarak tempat tinggal dengan sekolah tujuan. Jika terdapat jarak yang sama, maka faktor usia menjadi penentu berikutnya.
“Untuk SMP, yang utama adalah domisili. Kalau jaraknya sama, baru dilihat usianya. Yang lebih tua akan diprioritaskan,” katanya.
Di sisi lain, Dinas Pendidikan Banyumas mengakui masih ditemukan sejumlah kendala selama proses pendaftaran. Salah satu yang paling banyak terjadi adalah akun pendaftar yang tidak dipantau setelah proses registrasi awal, termasuk belum memastikan status verifikasi akun.
“Banyak orang tua setelah mendaftar langsung ditinggal begitu saja. Padahal harus dicek apakah sudah terverifikasi atau belum. Jumlahnya sampai ribuan,” ucap Wahyu.
Menurutnya, berbagai upaya sosialisasi sebenarnya sudah dilakukan secara masif melalui media sosial maupun kanal informasi lainnya. Namun masih ada sebagian orang tua yang belum mengikuti perkembangan proses pendaftaran secara berkala.
Sebagai solusi, Dinas Pendidikan mengingatkan bahwa apabila siswa tidak tertampung di sekolah negeri, masih tersedia pilihan sekolah swasta yang bisa menjadi alternatif.
“Yang terpenting jangan sampai anak tidak sekolah. Kalau tidak bisa masuk negeri, masih ada sekolah swasta,” ujarnya.
Dinas Pendidikan Banyumas berharap seluruh proses SPMB dapat berjalan optimal hingga tahap akhir dan seluruh calon peserta didik tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....