BRI Jazz Gunung Slamet 2026 Siap Hadirkan Harmoni Musik dan Alam
- 25 Jun 2026 11:04 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID-Banyumas. BRI Jazz Gunung Slamet 2026 siap kembali menyapa pecinta musik dan wisata alam pada 27 Juni 2026 di Wana Wisata Baturraden, Banyumas. Festival yang menjadi bagian dari rangkaian Jazz Gunung Series ini akan menghadirkan pengalaman yang berbeda dengan memadukan musik jazz dan keindahan alam pegunungan dalam satu ruang pertunjukan. Setelah sebelumnya sukses digelar di Bromo, Jazz Gunung terus memperluas jangkauannya ke berbagai destinasi wisata alam di Indonesia, termasuk Gunung Slamet yang dinilai memiliki potensi besar sebagai panggung seni dan budaya berbasis alam.
CEO Jazz Gunung Indonesia, Bagas Indyatmono, mengatakan konsep yang diusung tetap mempertahankan ciri khas Jazz Gunung, yakni menghadirkan kedekatan antara musisi, penonton, dan alam tanpa sekat. "Kami ingin menghadirkan pengalaman yang benar-benar dekat, di mana penonton tidak hanya menikmati musik, tetapi juga merasakan kedekatan dengan musisi dan alam yang menjadi bagian dari ruang pertunjukan. Konsep ini terbukti mampu menciptakan pengalaman yang unik di setiap gelaran Jazz Gunung," ujarnya. Menurut Bagas, perpaduan lanskap pegunungan dan musik jazz menjadi kekuatan utama yang membuat festival ini selalu menghadirkan kesan berbeda bagi setiap pengunjung.
Tahun ini, penyelenggara mengangkat lokalitas Purwokerto dan Banyumas melalui konsep "Kampung Durian". Sebelum konser dimulai, pengunjung akan diajak mengenal berbagai jenis durian lokal Banyumas melalui kegiatan kurasi durian. Selain itu, festival juga menghadirkan bazaar UMKM binaan daerah setempat sehingga pengunjung dapat menikmati produk-produk khas daerah sekaligus merasakan langsung potensi ekonomi kreatif yang berkembang di Banyumas. Di atas panggung, sejumlah musisi akan tampil memeriahkan acara, di antaranya Nonaria, Mocca, Amelia Ong, Emptyyy, serta Kevin Yosua Big 6 featuring Gracy Tamangendar. Kehadiran Amelia Ong yang merupakan musisi jazz asal Purwokerto menjadi salah satu daya tarik tersendiri dalam penyelenggaraan tahun ini.
Selain pertunjukan musik, rangkaian kegiatan akan berlanjut dengan Kandahan Jazz pada hari berikutnya yang dikemas dalam bentuk workshop dan ruang pencarian talenta-talenta jazz muda. Penyelenggara juga mengedepankan prinsip ramah lingkungan dengan mengimbau pengunjung membawa tumbler pribadi dan memanfaatkan water station yang disediakan di lokasi acara. Pengelolaan sampah dilakukan bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyumas, sementara kru dan musisi didorong menggunakan transportasi umum seperti kereta api yang memiliki emisi karbon lebih rendah. Melalui festival ini, penyelenggara berharap tidak hanya menghadirkan hiburan berkualitas, tetapi juga memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui peningkatan okupansi penginapan, jasa transportasi, hingga aktivitas usaha di kawasan Baturraden selama berlangsungnya acara.
Menjelang pelaksanaan pada 27 Juni mendatang, penyelenggara berharap BRI Jazz Gunung Slamet 2026 dapat berjalan lancar dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Selain menghadirkan pertunjukan musik berkualitas, festival ini diharapkan menjadi ruang pertemuan antara seni, alam, dan budaya yang mampu memperkuat daya tarik pariwisata Banyumas. Dengan antusiasme penonton yang terus meningkat, Jazz Gunung Slamet diharapkan dapat menjadi agenda budaya yang tidak hanya dinantikan pecinta jazz, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan di sekitar kawasan Baturraden.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....