Ikuti FGD Nasional, Lapas Brebes Siap Optimalkan Lahan untuk Ketahanan Pangan

  • 24 Jun 2026 07:50 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Brebes: Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui partisipasi aktif pada Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "Pemanfaatan Lahan Idle untuk Mendukung Ketahanan Pangan" yang diselenggarakan secara virtual melalui Zoom Meeting, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan strategis yang diinisiasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan tersebut dibuka langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, serta diikuti oleh seluruh jajaran pemasyarakatan se-Indonesia. Forum ini menjadi wadah berbagi gagasan, pengalaman, dan strategi dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang belum produktif guna mendukung ketahanan pangan sekaligus memperkuat program pembinaan kemandirian warga binaan.

Kepala Lapas Kelas IIB Brebes, Mudo Mulyanto, menyampaikan bahwa keikutsertaan Lapas Brebes dalam FGD ini menjadi momentum penting bagi jajarannya untuk memperkaya wawasan dan memperkuat langkah strategis dalam mengembangkan program ketahanan pangan di lingkungan Lapas Brebes.

“FGD ini memberikan banyak masukan konstruktif, mulai dari aspek perencanaan, pengelolaan hingga keberlanjutan program. Kami optimis pemanfaatan lahan yang ada dapat menjadi sarana pembinaan yang produktif bagi warga binaan sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap program ketahanan pangan nasional,” ujar Mudo.

Menurutnya, pengembangan lahan produktif tidak hanya berorientasi pada hasil pertanian semata, tetapi juga menjadi media pembelajaran keterampilan, peningkatan kompetensi, dan pembentukan karakter kerja bagi warga binaan. Dengan demikian, warga binaan memiliki bekal yang lebih baik untuk kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidananya.

Dalam arahannya, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menegaskan bahwa keberhasilan program ketahanan pangan membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh satuan kerja pemasyarakatan. Selain menjadi bagian dari program nasional, pemanfaatan lahan produktif juga memiliki nilai ekonomi dan manfaat sosial yang besar bagi proses pembinaan warga binaan.

FGD tersebut turut menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, di antaranya Dr. Alfindra Primaldhi dari Lembaga Demografi FEB Universitas Indonesia yang memaparkan hasil kajian terkait implementasi program ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan, serta Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. H. Dudung Abdurachman yang menekankan pentingnya keberanian dan inovasi dalam mengoptimalkan potensi lahan idle secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Lapas Brebes semakin mantap dalam menyusun langkah-langkah strategis pemanfaatan lahan produktif yang berorientasi pada keberlanjutan, pemberdayaan, dan peningkatan kualitas pembinaan. Semangat kolaborasi, inovasi, dan kerja nyata menjadi modal utama untuk mewujudkan pemasyarakatan yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Sejalan dengan semangat Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat, Lapas Brebes berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah melalui berbagai inovasi yang produktif, berkelanjutan, dan berdampak positif bagi ketahanan pangan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia warga binaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....