Pangdam IV Tinjau Pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan di Tegal

  • 23 Jun 2026 10:58 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Tegal - Pangdam IV/Diponegoro melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (TP) di Desa Harjosari, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Senin (22/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan progres pembangunan satuan baru yang menjadi bagian dari program pemerintah pusat di berbagai daerah.

Batalyon TP di Kabupaten Tegal dibangun di atas lahan seluas sekitar 51 hektare yang berada di kawasan Perhutani. Satuan ini tidak hanya berfungsi untuk mendukung pertahanan dan keamanan, tetapi juga dirancang untuk membantu pemerintah daerah meningkatkan ketahanan pangan.

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin menyampaikan, progres pembangunan batalyon telah mencapai sekitar 15 hingga 20 persen. Ia optimistis pembangunan dapat selesai sesuai target sehingga prajurit yang dijadwalkan datang pada akhir Juli dapat segera menempati fasilitas yang telah disiapkan.

“Tadi kami tinjau kurang lebih sekitar 15 sampai 20%. Harapannya untuk tahap satu ini nanti Agustus akan selesai. Karena prajuritnya nanti tanggal 25 sudah akan datang,” ujar Mayjen TNI Achiruddin.

Mayjen TNI Achiruddin menjelaskan bahwa keberadaan Batalyon TP tidak hanya difokuskan pada fungsi pertahanan dan keamanan, tetapi juga dirancang untuk memberi dampak ekonomi bagi masyarakat di sekitar wilayah pembangunan. Satuan tersebut dirancang memiliki kompi-kompi produksi yang akan turut mendukung upaya pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan secara berkelanjutan.

“Jadi tugasnya nanti dia akan membantu pemerintah daerah setempat untuk meningkatkan produksi pangan yang ada selain untuk fungsi pengamanan dan fungsi pertahanan. Harapannya bisa membantu pemerintah setempat, membantu wilayah untuk meningkatkan ketahanan pangan yang ada di wilayah Tegal ini,” jelas Mayjen TNI Achiruddin.

Pembangunan Batalyon TP di Tegal menjadi bagian dari rencana Kodam IV/Diponegoro membangun 40 batalyon dan delapan brigif teritorial pembangunan di berbagai daerah. Keberadaan satuan tersebut diharapkan mampu memperkuat fungsi pertahanan sekaligus mendukung pembangunan dan ketahanan pangan di wilayah Jawa Tengah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....