HMI Unsoed Desak Aturan Kampus Inklusif dan Sehat Bebas Asap Rokok
- 23 Jun 2026 08:27 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) bersama organisasi mahasiswa Fakultas Hukum Unsoed mendesak pihak rektorat untuk segera memperbarui regulasi kawasan tanpa rokok di lingkungan kampus. Desakan tersebut disampaikan melalui penyusunan rekomendasi kebijakan (policy brief) pada Academic Forum Pro 2, Kamis (11/6/2026).
Langkah ini diambil setelah muncul sejumlah laporan terkait dampak kesehatan akibat paparan asap rokok di sekitar ruang perkuliahan. Salah satu kasus bahkan menyebabkan mahasiswa mengalami sesak napas akut hingga harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.
M. Yusuf Habibi selaku Ketua Umum HMI Fakultas Hukum Unsoed, menilai bahwa implementasi aturan larangan merokok di kampus belum berjalan efektif. Mereka menyebut bahwa regulasi yang ada masih memiliki kelemahan dalam aspek penegakan hukum.
“Walaupun sudah ada Peraturan Rektor Unsoed Tahun 2018 dan Surat Edaran larangan merokok, implementasinya belum maksimal karena tidak ada mekanisme sanksi yang tegas bagi pelanggar,” ujar Habibi.
Akibat lemahnya penegakan aturan tersebut, aktivitas merokok di area terlarang dinilai semakin dinormalisasi. Mahasiswa kerap menemukan oknum yang merokok di depan ruang kelas hingga area pintu masuk gedung perkuliahan.
Kondisi tersebut dinilai tidak hanya mengganggu kenyamanan belajar, tetapi juga membahayakan kesehatan civitas akademika. Kelompok rentan seperti penderita asma dan dosen yang sedang hamil disebut sangat terdampak oleh paparan asap rokok di lingkungan kampus.
Sebagai bentuk solusi, tim mahasiswa Law Development ALSA telah menyerahkan dokumen policy brief kepada Dekan Fakultas Hukum Unsoed. Rekomendasi tersebut disusun berdasarkan studi komparasi dari beberapa perguruan tinggi yang telah menerapkan sanksi administratif bagi pelanggar kawasan tanpa rokok.
Pihak dekanat Fakultas Hukum Unsoed menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan akan menindaklanjuti usulan mahasiswa ke tingkat rektorat. Mahasiswa berharap kebijakan ini dapat diiringi dengan penyediaan smoking area yang layak di titik tertentu serta peningkatan edukasi mengenai hak atas udara bersih di lingkungan kampus.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....