Rumah Warga Sidareja Terbakar, Diduga akibat Korsleting Listrik

  • 17 Jun 2026 15:47 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Cilacap : Kebakaran menimpa sebuah rumah permanen milik Wasito (62), warga Dusun Warureja RT 01 RW 04, Desa Margasari, Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap, Selasa (16/6/2026) sore. Peristiwa yang diduga dipicu oleh korsleting listrik tersebut menyebabkan kerugian material sekitar Rp100 juta.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Cilacap, Gatot Arif Widodo, menjelaskan bahwa laporan kejadian diterima petugas pada pukul 16.33 WIB. Setelah menerima informasi dari warga, tim dari Pos Damkar Sidareja segera diberangkatkan menuju lokasi.

"Petugas bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga. Dengan waktu respons sekitar enam menit, tim langsung melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi kejadian bersama warga setempat," kata Gatot.

Peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh Rohman (47), warga sekitar yang saat itu sedang memanjat pohon kelapa di belakang rumah korban. Dari ketinggian, ia melihat asap tebal disertai kobaran api yang mulai melalap bagian atap rumah di sisi belakang.

Menyadari adanya kebakaran, Rohman segera berteriak meminta bantuan warga. Sejumlah warga sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun karena api terus membesar dan sulit dikendalikan, warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Pos Damkar Sidareja.

Tak berselang lama, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan proses pemadaman serta pendinginan. Berkat penanganan cepat, api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitar rumah korban.

Dari hasil pendataan sementara, kebakaran menyebabkan sebagian besar bangunan rumah permanen berukuran 6 x 12 meter mengalami kerusakan. Sejumlah barang berharga milik korban juga ikut hangus terbakar.

"Selain bangunan rumah, beberapa barang elektronik dan perabot rumah tangga ikut terdampak, di antaranya kulkas, mesin cuci, lemari, dan perabotan lainnya. Total kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta," ujarnya.

Meski kerusakan yang ditimbulkan cukup besar, peristiwa tersebut tidak menyebabkan korban jiwa maupun korban luka. Dalam proses pemadaman dan pendinginan, petugas menghabiskan sekitar 6.000 liter air.

Penanganan kebakaran melibatkan berbagai unsur, mulai dari personel Damkar Sidareja, Koramil 11 Sidareja, Polsek Sidareja, perangkat desa, relawan, hingga masyarakat setempat yang turut membantu di lokasi kejadian.

Gatot kembali mengingatkan masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah. Menurutnya, pemeriksaan rutin dan penggunaan instalasi yang sesuai standar menjadi langkah penting untuk mencegah kebakaran akibat arus pendek listrik.

"Kami mengingatkan masyarakat agar memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman dan sesuai standar. Jika menemukan potensi bahaya kebakaran, segera laporkan agar bisa ditangani lebih cepat," katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....