Buku “Arah Pulang”, Catatan Perjalanan Bertumbuh dari Luka dan Kehilangan
- 16 Jun 2026 14:34 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto: Sebuah buku berjudul Arah Pulang menjadi karya perdana penulis muda Ana Aenita yang resmi terbit pada Mei 2026. Dalam program Apresiasi Seni dan Sastra Pro 2 RRI Purwokerto, Ana menceritakan bahwa buku tersebut lahir dari kumpulan catatan pribadi yang ditulis selama lima tahun terakhir, mulai usia 20 hingga 25 tahun.
Buku itu berisi berbagai pengalaman hidup, mulai dari kebahagiaan, kegelisahan, hingga kehilangan yang membentuk perjalanan hidupnya. Ana mengungkapkan bahwa judul Arah Pulang dipilih karena berangkat dari pengalaman kehilangan kedua orang tuanya dalam setahun terakhir.
Peristiwa tersebut membuatnya banyak merenungkan makna pulang dan tempat kembali dalam hidup. Proses penyusunan buku tidak berjalan mudah.
“Setelah kehilangan kedua orang tua, saya sering bertanya arah pulang saya ke mana. Dari perjalanan dan pencarian itu akhirnya lahirlah judul Arah Pulang,” ujar Ana Aenita.
Ana membutuhkan waktu hampir satu tahun untuk mengumpulkan kembali berbagai catatan dan kenangan yang pernah ia tulis. Menurutnya, membuka kembali memori lama sering kali memunculkan luka dan kesedihan yang belum sepenuhnya hilang.
“Saya berduka setiap hari, tetapi saya ingin menjadikan duka itu sebagai kekuatan. Meskipun hari-hari terasa berat, saya berusaha membawa semuanya menjadi sesuatu yang lebih bermakna,” kata Ana Aenita.
Melalui buku tersebut, Ana ingin menyampaikan bahwa setiap orang memiliki luka dan perjalanan hidup yang berbeda. Ia mengajak pembaca untuk berani menerima setiap pengalaman, termasuk kesedihan dan kehilangan, sebagai bagian dari proses bertumbuh.
“Apa pun proses yang dilalui, meskipun banyak dukanya, tidak apa-apa diterima. Kalau tidak diterima, hari-hari yang dijalani akan terasa lebih berat,” ujarnya.
Selain menjadi bentuk penghormatan untuk kedua orang tuanya, khususnya sang ibu, Ana berharap Arah Pulang dapat memberikan kekuatan bagi para pembaca yang sedang menghadapi masa sulit. Ia juga berkeinginan untuk terus berkarya di masa depan dan berharap tulisan ini juga bisa menjadi obat bagi pembacanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....