2.000 Pekerja Rentan Banyumas Dapat Perlindungan Sosial
- 15 Jun 2026 10:11 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Sebanyak 2.000 pekerja rentan di Kabupaten Banyumas kini mendapatkan perlindungan melalui program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang dibiayai melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) "Jimpitan Pekerja Rentan" Perumda Air Minum Tirta Satria.
Program tersebut diserahkan dalam kegiatan Pemberian Santunan Manfaat dan Kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang berlangsung di Pendopo Si Panji Purwokerto, Jumat (12/6/2026).
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono yang hadir secara langsung menyerahkan kartu kepesertaan secara simbolis kepada para pekerja penerima manfaat. Ia mengapresiasi Perumda Air Minum Tirta Satria yang telah berperan aktif membiayai kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan, yang meliputi penderes, juru parkir, dan pekerja perempuan.
Menurut Sadewo, langkah tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian sosial sekaligus wujud gotong royong dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat yang bekerja di sektor informal dan memiliki tingkat risiko kerja yang tinggi.
"Komitmen ini bukan hanya sekadar memenuhi tanggung jawab perusahaan, tetapi juga menjadi wujud nyata gotong royong dan keberpihakan kepada masyarakat yang selama ini bekerja di sektor informal dan rentan terhadap berbagai risiko pekerjaan," ujarnya.
Ia berharap program serupa dapat menginspirasi badan usaha lain di Banyumas untuk turut berkontribusi memberikan perlindungan sosial bagi pekerja rentan. Menurutnya, risiko kecelakaan kerja, sakit, maupun kehilangan tulang punggung keluarga dapat terjadi kapan saja, sehingga kehadiran jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi kebutuhan penting bagi para pekerja.
Sadewo juga mengingatkan bahwa pada awal Mei lalu, Pemkab Banyumas telah meluncurkan program “Salin Aslimas” yang mengajak aparatur sipil negara (ASN) bergotong royong membantu membiayai kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Ia menilai, program Salin Aslimas menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih menjadi kekuatan utama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Atas dasar itulah, awal bulan Mei lalu, Pemerintah Kabupaten Banyumas meluncurkan program Sali Aslimas yang mengajak para ASN untuk bergotong royong membantu membiayai kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi masyarakat yang membutuhkan," tuturnya.
Sementara itu, Direktur Utama Perumdam Tirta Satria, Yohanes Novaga, menjelaskan bantuan CSR yang disalurkan mencakup 1.324 penderes, 626 juru parkir, dan 50 perempuan pekerja kepala keluarga (PEKA). Selain itu, santunan juga diberikan kepada empat ahli waris peserta yang meninggal dunia.
"Perumdam Tirta Satria tidak hanya berkomitmen memberikan pelayanan air bersih yang berkualitas kepada masyarakat, tetapi juga berupaya memberikan manfaat sosial yang nyata bagi lingkungan sekitar," ucapnya
Ia berharap, sinergi antara Perumdam Tirta Satria, Pemerintah Kabupaten Banyumas, dan BPJS Ketenagakerjaan dapat terus berlanjut demi mendukung kesejahteraan masyarakat.
"Melalui program CSR ini, kami ingin berbagi kepedulian kepada para pekerja sektor informal yang memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian dan kehidupan masyarakat Banyumas," ucapnya.
Apresiasi juga disampaikan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Purwokerto, Vinca Meita Sari. Menurutnya, Perumda Air Minum Tirta Satria telah berhasil mengubah dana CSR menjadi bentuk perlindungan nyata bagi para pekerja rentan di Banyumas.
Ia menyebut Pemkab Banyumas telah menggagas berbagai program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, mulai dari CSR Jimpitan yang menghimpun kontribusi perusahaan untuk pekerja rentan, program Salin Aslimas yang melibatkan ASN, hingga dukungan melalui anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).
"Penyerahan simbolis klaim hari ini adalah peserta yang dibayarkan CSR-nya oleh Perumda Tirta Satria di tahun lalu. Pada hari ini diberikan kepada empat orang yang mengalami musibah meninggal dunia dengan santunan masing-masing Rp42 juta dan satu orang meninggal dunia karena kecelakaan kerja dengan santunan Rp70 juta," tuturnya.
Di hadapan para penerima manfaat, Vinca menegaskan bahwa pemerintah daerah telah hadir secara nyata untuk memberikan perlindungan kepada para pekerja rentan.
"Kepada para juru parkir, pekerja perempuan, dan penderes yang hari ini menerima perlindungan, kami ingin menyampaikan bahwa pada hari ini Pemerintah Kabupaten Banyumas telah hadir untuk bisa memberikan perlindungan nyata kepada pekerja yang ada," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....