Pemkab Banyumas Targetkan Sertifikasi Huntap Segera Tuntas
- 12 Jun 2026 10:00 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Pemerintah Kabupaten Banyumas terus mempercepat persiapan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana di wilayah Ketanda. Setelah proses pengadaan lahan selesai, kini pemerintah tengah mengebut tahapan perataan tanah agar lokasi siap dibangun rumah bagi warga terdampak.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Diperkim) Kabupaten Banyumas, Sakti Suprabowo, mengungkapkan bahwa lokasi huntap sudah tersedia. Namun, kondisi geografis wilayah Ketanda yang didominasi perbukitan membuat pemerintah harus melakukan penyesuaian teknis sebelum pembangunan dimulai.
“Lokasi sudah disiapkan, tetapi karena kontur tanah di Ketanda rata-rata berlereng dan berbukit, maka perlu dilakukan proses cut and fill menggunakan alat berat agar lahan lebih rata dan layak dibangun,” ujarnya.
Saat ini, proses perataan lahan telah berjalan selama sekitar satu minggu. Pemerintah menargetkan pekerjaan tersebut selesai pada Kamis sehingga tahapan berikutnya dapat segera dilakukan.
Dalam menentukan lokasi huntap, Pemkab Banyumas menempatkan aspek keselamatan sebagai pertimbangan utama. Sakti menegaskan, lokasi yang dipilih harus terlebih dahulu mendapatkan rekomendasi dari Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) guna memastikan kawasan aman dari ancaman bencana di masa mendatang.
“Keamanan menjadi syarat utama. Lokasi harus mendapat rekomendasi dari Badan Geologi bahwa wilayah tersebut aman dari sisi kebencanaan,” katanya.
Selain keamanan, pemerintah juga memperhatikan kelayakan jangka panjang kawasan permukiman. Akses jalan, sanitasi, air bersih, jaringan listrik, hingga sistem drainase menjadi bagian penting yang dipertimbangkan sebelum huntap dihuni masyarakat.
Sakti menjelaskan, kawasan huntap nantinya akan dilengkapi prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) sesuai standar teknis perumahan. Fasilitas dasar seperti jalan lingkungan, saluran drainase, akses air bersih, pengelolaan limbah rumah tangga, hingga jaringan listrik menjadi target pemenuhan secara bertahap.
“Harapannya, walaupun dalam kondisi terbatas, standar dasar perumahan tetap bisa dipenuhi untuk warga di Ketanda,” katanya.
Tak hanya menyiapkan lahan, Pemkab Banyumas juga mulai menyiapkan legalitas kepemilikan tanah bagi warga terdampak. Setelah perataan selesai, lahan akan diajukan untuk proses sertifikasi agar nantinya setiap keluarga memiliki kepastian hukum atas tempat tinggal mereka.
Menurut Sakti, koordinasi dengan Kantor Pertanahan telah dilakukan dan pemerintah menargetkan dokumen serta kesiapan lahan dapat segera diproses dalam waktu dekat. Untuk pembangunan rumah, Pemkab Banyumas akan mengupayakan dukungan anggaran dari pemerintah pusat.
Diperkim berencana mengusulkan bantuan ke Kementerian Perumahan, sedangkan BPBD Banyumas akan mencoba mengakses dukungan dari BNPB. Pemerintah berharap salah satu dari dua jalur penganggaran tersebut dapat terealisasi agar pembangunan huntap bagi warga terdampak bisa segera dimulai.
“Kami mohon masyarakat bersabar karena prosesnya memang bertahap. Pemerintah Kabupaten Banyumas terus berupaya agar warga terdampak bisa segera mendapatkan tempat tinggal yang aman dan layak,” ujar Sakti.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....