BPBD Cilacap Mulai Salurkan Air Bersih ke Warga Terdampak Kekeringan
- 11 Jun 2026 04:55 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Cilacap : Memasuki musim kemarau, sejumlah wilayah di Kabupaten Cilacap mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Cilacap mulai menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan.
Bantuan perdana disalurkan ke Dusun Api-Api, Desa Kedungbenda, Kecamatan Nusawungu, setelah warga mengajukan permohonan karena sumber air yang biasa digunakan mulai berkurang.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap, Taryo, mengatakan pihaknya langsung merespons kebutuhan masyarakat dengan mengirimkan bantuan air bersih pada Selasa, 9 Juni 2026.
“Kita sudah drooping air bersih ke Desa Kedungbenda, Kecamatan Nusawungu karena masyarkaat sudah memohon kepada kita untuk didistribusikan air bersih, alhamdulillah, kita kemarin sudah mendistribusikan sebanyak 3000 liter untuk masyarakat,” ujar Taryo, Rabu (10/6/2026).
Bantuan tersebut disalurkan kepada sekitar 40 kepala keluarga atau 120 jiwa yang mulai terdampak kekeringan dan membutuhkan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Melalui UPT PKBD Kroya, BPBD mendistribusikan air bersih ke tiga titik penyaluran yang berada di RT 01 RW 03 dan RT 04 RW 03 Dusun Api-Api agar bantuan dapat menjangkau seluruh warga yang membutuhkan.
Tidak hanya di Kecamatan Nusawungu, BPBD juga telah menerima permohonan bantuan air bersih dari warga Desa Karangkemiri, Kecamatan Jeruklegi. Saat ini koordinasi tengah dilakukan untuk menentukan teknis penyaluran bantuan ke wilayah tersebut.
“Permohonan juga masuk dari Desa Karangkemiri, Kecamatan Jeruklegi, dan Kita segera menyalurkan ke sana,” katanya.
Taryo menegaskan, BPBD siap menindaklanjuti setiap permohonan bantuan air bersih yang diajukan masyarakat melalui pemerintah desa dan kecamatan.
Selain melakukan distribusi bantuan, BPBD Cilacap juga terus memantau perkembangan kondisi di sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan selama musim kemarau.
Untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat akan air bersih selama musim kemarau, BPBD telah menyiapkan sekitar 250 tangki air bersih yang sewaktu-waktu dapat didistribusikan ke daerah terdampak. Penyaluran akan dilakukan berdasarkan permintaan dan hasil asesmen di lapangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....