Pemkot Tegal Akan Wajibkan Penggunaan Batik Tegalan Setiap Jumat Mulai 2027

  • 10 Jun 2026 15:29 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Kota Tegal - Pemerintah Kota Tegal berencana mewajibkan penggunaan batik Tegalan setiap hari Jumat mulai Januari 2027. Kebijakan tersebut disiapkan sebagai upaya memperkuat identitas budaya daerah sekaligus mendukung perkembangan industri batik lokal. Selasa (9/6/2026).

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tegal, Heru Prasetya, mengatakan kebijakan tersebut telah disampaikan oleh Wali Kota Tegal dalam rangka menghidupkan kembali penggunaan batik khas daerah di berbagai kalangan masyarakat. Menurutnya, kewajiban penggunaan batik Tegalan tidak hanya berlaku bagi aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga menyasar dunia pendidikan, perbankan, pelaku usaha, hingga karyawan perusahaan di Kota Tegal.

“Per 1 Januari nanti Pak Wali akan mencanangkan setiap hari Jumat seluruh ASN, dunia pendidikan, dan termasuk dunia usaha, perbankan, pengusaha-pengusaha dengan karyawannya wajib menggunakan batik Tegalan,” ujar Heru.

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono mengatakan, selain digunakan pada hari kerja, batik Tegalan juga direncanakan menjadi busana yang dikenakan dalam berbagai kegiatan resmi yang berlangsung pada akhir pekan. Dedy Yon menilai kebijakan tersebut akan memberikan dampak positif bagi para perajin batik karena kebutuhan pasar diperkirakan meningkat seiring bertambahnya pengguna batik Tegalan di berbagai sektor.

“Ini harus ada satu persepsi seluruh unsur pimpinan se-Kota Tegal. Jadi diharapkan setiap Jumat itu ada seragam batik, itu juga di lembaga pendidikan. Begitu pula para pengusaha maupun pabrik-pabrik yang ada di Kota Tegal. Jadi itu menjadi apa seragam ya, seragam Kota Tegal setiap hari Jumat. Dan kegiatan-kegiatan Sabtu dan Minggu ketika ada undangan pertemuan apa, itu tertera batik Tegalan,” katanya.

Melalui kebijakan tersebut, Pemerintah Kota Tegal berharap batik Tegalan semakin dikenal dan menjadi kebanggaan masyarakat. Peningkatan penggunaan batik lokal juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan industri batik serta meningkatkan kesejahteraan para perajin di Kota Tegal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....