Sekolah Bentuk Karakter Generasi Emas lewat Pramuka Siaga

  • 09 Jun 2026 13:27 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Kegiatan Pramuka Siaga menjadi salah satu sarana yang digunakan sekolah untuk membentuk karakter peserta didik sejak usia dini. Melalui berbagai aktivitas kepramukaan, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga dilatih untuk memiliki sikap disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab sebagai bekal menghadapi masa depan.

Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan dan Kepala SDN 2 Papringan, Yani Susilowati, S.Pd.SD.,M.Pd. mengatakan, sekolah memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan Pramuka Siaga sebagai bagian dari pendidikan karakter. Menurutnya, sekolah tidak hanya berfungsi sebagai pusat pengetahuan, tetapi juga menjadi tempat untuk mengembangkan keterampilan dan nilai-nilai kehidupan bagi peserta didik.

"Sekolah itu tidak hanya menjadi pusat pengetahuan saja, akan tetapi sebagai keterampilan untuk mendidik karakter juga, pada kedisiplinan, kemandirian, juga rasa tanggung jawab," katanya saat diwawancari RRI pada Rabu, (3/6/2026).

Untuk mempersiapkan siswa mengikuti kegiatan seperti Pesta Siaga tingkat Jawa Tengah, sekolah terlebih dahulu melakukan seleksi peserta. Setelah itu, siswa mendapatkan pembinaan dan latihan secara rutin. Proses pembinaan juga melibatkan orang tua agar perkembangan siswa dapat dipantau secara berkelanjutan baik di sekolah maupun di rumah.

Dalam pelaksanaannya, terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi sekolah, terutama dalam menjaga motivasi dan minat anak-anak terhadap kegiatan kepramukaan. Mengingat peserta Pramuka Siaga masih berada pada usia dini, sekolah perlu menghadirkan metode pembelajaran yang menarik agar siswa tidak mudah merasa bosan.

"Tantangannya itu sebenarnya motivasi terlebih dahulu. Kami berusaha semaksimal mungkin mengarahkan metode-metode di dalam Pramuka Siaga ini agar tidak bosan dan menyenangkan bagi mereka," ujarnya.

Meski demikian, antusiasme siswa dan orang tua terhadap kegiatan Pramuka Siaga dinilai sangat tinggi. Siswa merasa tertarik karena dapat mengenal teman-teman dari sekolah lain, mengunjungi tempat baru, serta mengikuti berbagai kegiatan yang berbeda dari aktivitas belajar sehari-hari. Sementara itu, orang tua turut memberikan dukungan dan motivasi agar anak tetap semangat mengikuti setiap tahapan kegiatan.

Sebagai upaya menyiapkan generasi emas Indonesia, sekolah berharap anak-anak di Banyumas terus aktif dalam kegiatan kepramukaan. Selain mengembangkan keterampilan, kegiatan tersebut juga dinilai mampu menanamkan nilai-nilai gotong royong, kepemimpinan, dan kemampuan bersosialisasi yang akan dibutuhkan di masa mendatang.

"Kepramukaan ini tidak hanya pengetahuan saja, akan tetapi ada keterampilan-keterampilan dalam dirinya yang menunjang untuk menuju generasi emas, yaitu semangat, kedisiplinan, mandiri, gotong royong, dan juga keterampilan sosial lain yang dibutuhkan nantinya," pungkasnya. (Aisha)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....