Tekan TBC di Cilacap, 100 Bhabinkamtibmas Bakal Diturunkan ke Desa
- 08 Jun 2026 18:48 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Cilacap : Sebanyak 100 Bhabinkamtibmas Polresta Cilacap mendapat pelatihan khusus sebagai tracer atau pelacak kasus TBC hingga ke tingkat desa. Pelatihan yang digelar di Gedung Patra Graha Pertamina Cilacap ini merupakan bagian dari Program Peduli Berantas TB Paru yang diinisiasi Polda Jawa Tengah melalui kolaborasi dengan Dinas Kesehatan dan tenaga medis.
Kapolresta Cilacap, Kombes Pol Budi Adhy Buono, mengatakan keterlibatan Bhabinkamtibmas diperlukan karena masih tingginya jumlah kasus TBC di masyarakat. Sebelum diterjunkan ke lapangan, para personel terlebih dahulu dibekali pengetahuan dan keterampilan oleh dokter spesialis paru serta Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap.
“Nantinya, para Bhabinkamtibmas akan bekerja sama dengan puskesmas dan Dinas Kesehatan untuk melakukan pelacakan warga yang terindikasi menderita TBC, selain membantu menemukan kasus baru, mereka juga akan memberikan edukasi dan pendampingan kepada pasien agar rutin menjalani pengobatan hingga tuntas,” ujarnya.
Pendampingan ini penting karena pasien TBC harus mengonsumsi obat secara teratur selama enam bulan agar dapat sembuh dan tidak menularkan penyakit kepada orang lain.
“Kita mengingatkan warga kita untuk terus berobat dan minum obat supaya cepat sembuh,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, Hasanudin, mengatakan jika Kabupaten Cilacap saat ini menjadi salah satu daerah dengan beban kasus TBC yang cukup tinggi di Jawa Tengah. Berdasarkan perhitungan Kementerian Kesehatan, jumlah kasus TBC di Cilacap pada tahun 2026 diperkirakan mencapai 6.261 kasus.
“Ini perkiraan kasus, dan saat ini menjadi PR kita harus kita temukan bersama. Sampai dengan minggu ke-22 atau akhir bulan Mei, ini di dalam Sistem Informasi Tuberkulosis atau SITB, kasus TBC yang sudah ditemukan melalui upaya-upaya kami, kegiatan-kegiatan ACF dan lain sebagainya, itu sudah ditemukan sebanyak 2.347 personil ataupun pasien yang kita temukan positif TBC,” ujarnya.
Karena itu, keterlibatan Bhabinkamtibmas diharapkan dapat mempercepat penemuan kasus dan memperkuat pengawasan pengobatan pasien di masyarakat.
Kapolresta juga menghimbau kepada masyarakat untuk jujur dan tidak takut apabila petugas datang, karena hal ini dilakukan demi menekan angka penularan TBC di Cilacap, sekaligus mendukung target pemerintah dalam mempercepat eliminasi penyakit TBC di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....