2.077 Petugas Ikuti Pelatihan Sensus Ekonomi 2026 di Cilacap

  • 08 Jun 2026 18:48 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Cilacap : Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Cilacap mulai mempersiapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan menggelar pelatihan bagi ribuan petugas pendataan. Sebanyak 2.077 petugas mengikuti Pelatihan Petugas Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi 2026 yang digelar secara bertahap di sejumlah hotel di Cilacap.

Pelatihan gelombang III secara resmi dibuka oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Annisa Fabriana, di Hotel Azana Asia Cilacap, Senin (8/6/2026).

Dalam sambutannya, Annisa menegaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan agenda statistik nasional terbesar di bidang ekonomi yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali. Menurutnya, keberadaan data ekonomi yang akurat dan mutakhir menjadi semakin penting di tengah perkembangan teknologi digital dan perubahan struktur ekonomi yang terus berlangsung.

“Melalui Sensus Ekonomi 2026, pemerintah berupaya menyediakan data dasar seluruh kegiatan ekonomi di Indonesia sebagai landasan dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan. Selain itu, sensus ini bertujuan memberikan gambaran mengenai struktur ekonomi, karakteristik usaha, serta perkembangan ekonomi digital dan ekonomi lingkungan,” ujarnya.

Annisa mengingatkan bahwa para petugas yang akan turun ke lapangan memegang peran penting dalam menentukan kualitas data yang dihasilkan. Data tersebut nantinya akan digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan pemerintah, dunia usaha, akademisi, hingga berbagai pihak yang berkepentingan dalam pembangunan ekonomi nasional.

“Tugas yang akan Saudara emban bukanlah sekadar mengisi kuesioner atau mengumpulkan data. Saudara adalah ujung tombak pembangunan statistik Indonesia. Di tangan Saudara terdapat amanah besar untuk menghadirkan data yang akurat, berkualitas, dan dapat dipercaya,” tegasnya.

Ia juga meminta seluruh peserta memanfaatkan masa pelatihan dengan sungguh-sungguh agar memahami konsep pendataan, penggunaan aplikasi digital, serta proses bisnis sensus secara menyeluruh.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Cilacap, Suswandi, menjelaskan bahwa seluruh petugas akan melakukan pendataan secara door to door terhadap perusahaan menengah maupun rumah tangga usaha di Kabupaten Cilacap.

Berbeda dengan sensus sebelumnya, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 kali ini sepenuhnya menggunakan sistem digital melalui aplikasi khusus yang telah disiapkan BPS.

“Nanti para petugas ini akan mendata perusahaan-perusahaan menengah dan rumah tangga secara pintu ke pintu atau door to door. Diharapkan karena sensus kali ini menggunakan aplikasi, mudah-mudahan teman-teman petugas paham dan bisa menggunakan aplikasi ini,” jelas Suswandi.

Ia menambahkan, luas wilayah dan jumlah penduduk Kabupaten Cilacap yang besar menjadi alasan diterjunkannya ribuan petugas untuk mendukung pelaksanaan sensus.

Dari total 2.077 petugas yang dilibatkan, sebanyak 1.837 orang bertugas sebagai Petugas Pendata Lapangan atau PPL, sementara 240 orang lainnya bertugas sebagai pengawas.

Para peserta dibagi ke dalam 77 kelas pelatihan yang tersebar di lima hotel, yakni Hotel Azana Asia, Hotel Sindoro, Hotel NS, Hotel Dafam, dan Hotel Noola.

Pelatihan dilaksanakan dalam empat gelombang mulai 2 hingga 14 Juni 2026. Kegiatan tersebut didampingi oleh 26 instruktur yang terdiri dari 18 Instruktur Daerah BPS Cilacap, dua instruktur dari BPS Provinsi Jawa Tengah, serta enam instruktur dari BPS RI.

Setelah seluruh tahapan pelatihan selesai, ribuan petugas dijadwalkan mulai turun ke lapangan secara serentak pada 15 Juni 2026. Pendataan akan berlangsung hingga 31 Agustus 2026 dan mencakup berbagai aktivitas ekonomi yang ada di Kabupaten Cilacap.

Melalui sensus ini, pemerintah berharap dapat memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai kondisi ekonomi daerah maupun nasional sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....