Layanan Cathlab RSUD Banyumas Kini Terintegrasi BPJS Kesehatan

  • 06 Jun 2026 18:12 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Masyarakat Banyumas yang membutuhkan layanan diagnostik dan tindakan jantung kini tidak lagi harus bergantung pada rumah sakit di luar daerah. Hal itu seiring diluncurkannya layanan Cathlab (Catheterization Laboratory) RSUD Banyumas yang telah terintegrasi dengan pembiayaan BPJS Kesehatan oleh Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti di Ruang Thalasemia RSUD Banyumas, Sabtu (6/6/2026).

Peluncuran layanan tersebut turut dihadiri Direktur RSUD Banyumas dr. Widyana Grehastuti, Sp.OG., M.Si., dan Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Banyumas dr. Dani Esti Novia. Kegiatan ini juga menjadi momentum pembukaan Workshop EKG yang diikuti tenaga kesehatan dan praktisi medis.

Direktur RSUD Banyumas dr. Widyana Grehastuti mengatakan, kerja sama layanan Cathlab dengan BPJS Kesehatan merupakan langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan jantung yang berkualitas.

Menurutnya, masyarakat Banyumas yang telah tercakup dalam program Universal Health Coverage (UHC) kini dapat memanfaatkan layanan Cathlab dengan lebih mudah melalui skema pembiayaan BPJS Kesehatan.

Ia menjelaskan, kehadiran layanan Cathlab yang dijamin BPJS Kesehatan akan memudahkan pasien yang membutuhkan pemeriksaan maupun tindakan intervensi jantung tanpa harus dirujuk ke daerah lain.

“Melalui kerja sama pembiayaan ini, masyarakat Banyumas yang saat ini sudah tercover oleh pembiayaan UHC dapat memanfaatkan layanan secara lebih optimal,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti menyampaikan bahwa hipertensi masih menjadi salah satu penyakit tidak menular yang paling banyak diderita masyarakat Banyumas. Kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius karena menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung dan stroke.

Menurut Lintarti, hadirnya layanan Cathlab yang kini dapat diakses melalui BPJS Kesehatan merupakan kabar baik bagi masyarakat. Fasilitas tersebut dinilai mampu menjawab kebutuhan akan layanan kesehatan jantung yang cepat, berkualitas, dan mudah dijangkau.

“Hadirnya layanan Cathlab yang kini telah dapat dimanfaatkan melalui BPJS Kesehatan menjadi kabar yang sangat menggembirakan. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan pelayanan kesehatan jantung yang cepat, berkualitas, dan mudah dijangkau oleh masyarakat akan semakin besar di masa yang akan datang,” ucapnya.

Ia berharap keberadaan fasilitas yang telah terintegrasi dengan Jaminan Kesehatan Nasional itu dapat mengurangi kebutuhan rujukan pasien ke rumah sakit di kota-kota besar. Dengan demikian, masyarakat Banyumas dan wilayah sekitar dapat memperoleh penanganan yang lebih cepat, dekat, dan nyaman.

“Masyarakat Banyumas dan wilayah sekitarnya bisa mendapatkan penanganan yang lebih cepat, dekat dan nyaman, yang pada akhirnya meningkatkan peluang kesembuhan sekaligus meringankan beban keluarga pasien,” tuturnya.

Meski fasilitas layanan kesehatan terus berkembang, Lintarti mengingatkan bahwa upaya pencegahan tetap menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan masyarakat.

“Pelayanan kesehatan terbaik sesungguhnya bukan ketika penyakit berhasil diobati, melainkan ketika penyakit dapat dicegah sebelum terjadi,” tegasnya.

Dengan terintegrasinya layanan Cathlab ke dalam pembiayaan BPJS Kesehatan, Pemerintah Kabupaten Banyumas berharap kualitas pelayanan kesehatan jantung semakin meningkat dan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas serta merata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....