Bupati Purbalingga Dorong Nilai Pancasila dalam Pelayanan
- 01 Jun 2026 16:06 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purbalingga: Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen menghadirkan pembangunan yang adil, merata, dan berpihak kepada seluruh lapisan masyarakat. Pesan tersebut disampaikan dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tingkat Kabupaten Purbalingga yang digelar di Halaman Pendapa Dipokusumo, Senin (1/6/2026).
Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif yang bertindak sebagai inspektur upacara membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa setiap kebijakan publik harus berlandaskan nilai keadilan sosial dan menjamin terpenuhinya hak-hak seluruh warga negara.
“Pastikan setiap kebijakan publik yang lahir berlandaskan keadilan sosial, memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan,” ujar Fahmi.
Ia menegaskan, Pancasila tidak boleh berhenti sebagai simbol maupun slogan semata. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus diwujudkan dalam setiap kebijakan, program pembangunan, dan pelayanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Menurut Fahmi, di tengah berbagai tantangan global seperti disrupsi teknologi, ketidakpastian ekonomi, hingga dinamika sosial yang semakin kompleks, Pancasila tetap relevan sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila menjadi fondasi moral agar kemajuan pembangunan tetap berjalan seiring dengan nilai kemanusiaan dan keadilan sosial.
“Pancasila adalah jangkar moral yang menjaga arah pembangunan kita. Kemajuan ekonomi dan teknologi harus berjalan beriringan dengan nilai kemanusiaan, keadilan sosial, dan kepedulian terhadap sesama,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Fahmi juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai nilai yang hidup dalam keseharian. Ia menilai pengamalan Pancasila harus tercermin dalam cara bermasyarakat, bekerja, dan melayani sesama.
“Jangan biarkan Pancasila hanya menjadi tulisan di dinding atau sekadar materi pelajaran. Nilai-nilainya harus hadir dalam tindakan nyata, dalam cara kita bermasyarakat, bekerja, dan melayani sesama,” ujarnya.
Usai pelaksanaan upacara tingkat kabupaten, kegiatan dilanjutkan dengan mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tingkat Nasional secara daring dari Pendapa Dipokusumo. Kegiatan tersebut diikuti Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, Ketua TP PKK Purbalingga, serta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purbalingga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....