Umat Buddha Banyumas Peringati Waisak dengan Pendalaman Dhamma

  • 01 Jun 2026 08:12 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas — Umat Buddha di Kabupaten Banyumas memperingati Hari Raya Waisak 2570 Buddhis Era dengan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial yang berlangsung di sejumlah wihara serta candi besar yang ada di sekitar Jawa Tengah.

Penyuluh Agama Buddha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Hermawan Setya, mengatakan jumlah umat Buddha di Banyumas diperkirakan mencapai sekitar 3.000 orang yang tersebar di berbagai wilayah.

Hermawan menjelaskan, menjelang Waisak, umat Buddha di Banyumas menjalani rangkaian kegiatan selama satu bulan yang dikenal sebagai pendalaman Dhamma. Selain itu sejumlah kegiatan sosial yang dilakukan antara lain donor darah, pembagian sembako, kerja bakti membersihkan tempat ibadah, hingga pelepasan makhluk hidup atau fangsheng sebagai simbol pembebasan dari penderitaan.

“Makhluk yang dilepas biasanya berupa burung atau ikan yang tidak mengganggu keseimbangan lingkungan. Ini merupakan simbol welas asih dan penghormatan terhadap kehidupan,” jelasnya.

Untuk perayaan Waisak tahun ini, sebagian umat Buddha Banyumas mengikuti rangkaian kegiatan nasional di sejumlah kawasan candi Buddha di Jawa Tengah.

Hermawan menyebut mayoritas umat Buddha Banyumas mengikuti perayaan di kawasan Candi Borobudur, Candi Sewu, dan Candi Sojiwan.

Menurutnya, perayaan di Borobudur tahun ini dikoordinasikan oleh Perwakilan Umat Buddha Indonesia, sementara perayaan di Candi Sewu diprakarsai oleh Majelis Buddhayana Indonesia.

Ia menambahkan, Waisak memiliki makna mendalam bagi umat Buddha karena menjadi momen refleksi untuk meneladani kehidupan Sang Buddha yang lahir sebagai Pangeran Siddhartha, mencapai pencerahan melalui usaha dan kebijaksanaan, serta mengajarkan Dhamma bagi umat manusia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....