Berkah Idul Adha, Jasa Giling Daging di Banjarnegara Kebanjiran Pelanggan

  • 30 Mei 2026 12:35 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banjarnegara - Momentum Idul Adha membawa berkah tersendiri bagi pelaku usaha jasa penggilingan daging di Kabupaten Banjarnegara. Tingginya jumlah daging kurban yang diolah membuat omzet usaha penggilingan daging meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan hari biasa.

Pascaperayaan Idul Adha, antrean panjang terlihat di tempat jasa penggilingan daging milik Sawab yang berada di Pasar Induk Banjarnegara. Warga yang membawa daging kurban rela mengantre selama berjam-jam untuk mendapatkan layanan penggilingan daging.

Tingginya jumlah pelanggan membuat antrean terjadi sejak pagi hingga sore hari. Sebagian besar warga memilih menggiling daging kurban untuk diolah menjadi berbagai makanan, seperti bakso, sosis rumahan, hingga aneka olahan daging lainnya.

Salah seorang warga Banjarnegara, Sulastri, mengaku memilih menggunakan jasa penggilingan karena lebih praktis dan hemat waktu. Selain itu, biaya jasa yang ditawarkan juga relatif terjangkau.

“Kalau digiling lebih praktis untuk dibuat bakso atau olahan lainnya. Biayanya juga murah, hanya Rp6.000 per kilogram,” ujar Sulastri.

Tak hanya menyediakan jasa penggilingan daging, pemilik usaha juga memanfaatkan momen Idul Adha dengan menjual bumbu bakso racikan sendiri yang banyak diminati pelanggan.

Pemilik jasa penggilingan daging, Sawab, mengatakan lonjakan permintaan terjadi secara signifikan setelah Idul Adha. Jika pada hari biasa usaha miliknya hanya menggiling sekitar 50 hingga 70 kilogram daging per hari, kini jumlahnya meningkat drastis hingga mencapai 600 kilogram per hari.

“Biasanya paling sekitar 50 sampai 70 kilogram per hari. Setelah Idul Adha bisa sampai 600 kilogram dalam sehari,” kata Sawab.

Meningkatnya jumlah pelanggan membuat jam operasional usaha penggilingan daging turut diperpanjang. Jika biasanya layanan ditutup pada pukul 16.00 WIB, kini operasional berlangsung hingga sekitar pukul 19.00 WIB guna mengakomodasi tingginya permintaan masyarakat.

Sawab menambahkan, peningkatan volume penggilingan daging setiap tahun selalu terjadi setelah Idul Adha. Momen tersebut menjadi salah satu periode paling ramai bagi usahanya.

Momen Idul Adha tidak hanya menjadi ajang berbagi melalui daging kurban, tetapi juga memberikan dampak ekonomi positif bagi pelaku usaha kecil yang bergerak di sektor jasa pengolahan daging. (jkw)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....