Masjid Agung Cilacap Gunakan Besek untuk Distribusi Daging Kurban

  • 27 Mei 2026 11:29 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Cilacap : Masjid Agung Darussalam Cilacap pada Hari Raya Iduladha 1447 H menerima 10 ekor sapi dan 6 ekor kambing dari berbagai shohibul kurban yang nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat.

Takmir Masjid Agung Darussalam Cilacap, KH Muslikhun Ashari mengatakan, hewan kurban yang masuk berasal dari sejumlah instansi, perusahaan hingga tokoh masyarakat.

"Alhamdulillah tahun ini Masjid Agung Darussalam Cilacap menerima titipan kurban dari shohibul kurban berupa enam ekor kambing dan 10 ekor sapi. Sebagaimana tahun lalu, kami juga menyembelih 10 ekor sapi dan14 kambing kalau tidak keliru tahun kemarin," ujarnya.

Dari total 10 ekor sapi yang diterima, dua ekor berasal dari S2P atau PLTU Karangkandri. Selain itu terdapat bantuan masing-masing satu ekor dari Polresta Cilacap, Dandim 0703 Cilacap, Novita Wijayanti, serta kontribusi dari SBI dan PT Pelindo. Sementara tiga ekor sapi lainnya dititipkan oleh Kaisar Kiasa Kasih bersama keluarga.

Menurut KH Muslikhun, daging kurban nantinya akan dibagikan kepada masyarakat sekitar terutama ring 1, termasuk melalui proposal yang sudah masuk kepada panitia. Tidak hanya itu, pembagian secara umum juga akan tetap dilakukan bagi masyarakat yang belum mendapatkan kupon.

"Kami memprioritaskan pembagian daging kurban bagi warga di wilayah Ring 1 atau lingkungan sekitar masjid. Seluruh warga yang terdata melalui RT dan RW setempat dipastikan mendapatkan bagian sesuai pengajuan yang telah disampaikan," katanya.

Untuk menghindari kerumunan saat proses distribusi, panitia menerapkan sistem pengambilan secara kolektif melalui ketua RT. Setiap perwakilan diwajibkan membawa stempel dan karung untuk verifikasi data sebelum menerima daging kurban.

Dalam pembagiannya, panitia juga menggunakan besek sebagai wadah daging kurban sesuai anjuran Dinas Pertanian, guna menjaga kualitas dan kebersihan daging agar tetap segar serta meminimalkan penggunaan plastik.

"Anjuran dari Dinas Pertanian untuk menjaga kualitas daging tetap fresh, tetap prima, tetap sehat dan tidak terkontaminasi plastik," ujarnya.

Memastikan hewan kurban yang disembelih aman untuk dikonsumsi masyarakat. Dinas Pertanian Cilacap akan melakukan pemeriksaan kesehatan hewan setelah penyembelihan atau postmortem di masjid dan musala di berbagai wilayah.

Kepala Dinas Pertanian Cilacap, Sigit Widayanto menjelaskan pemeriksaan dilakukan terutama pada organ dalam seperti hati, jantung, dan paru-paru untuk memastikan tidak ada gangguan kesehatan pada hewan kurban.

"Postmortem itu pemeriksaan setelah hewan disembelih. Yang diperiksa berupa kesehatan jeroan, khususnya hati, jantung, dan paru," ujarnya.

Untuk mendukung proses tersebut, sekitar 160 petugas gabungan diterjunkan yang terdiri dari tenaga Dinas Pertanian, penyuluh pertanian, petugas desa, dokter hewan, PDHI, hingga inseminator.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....