Baznas Cilacap Kelola Dam Jamaah Haji, Libatkan Puluhan Kelompok Peternak Binaan

  • 26 Mei 2026 11:04 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Cilacap : Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Cilacap membuka layanan pembayaran sekaligus pengelolaan dam bagi jamaah haji asal Kabupaten Cilacap pada musim haji tahun ini.

Program tersebut juga menjadi bagian dari pemberdayaan peternak lokal melalui kelompok binaan Baznas yang membudidayakan ternak domba dan kambing di berbagai wilayah Kabupaten Cilacap.

Wakil Ketua Baznas Kabupaten Cilacap, Akhmad Kholil, mengatakan tahun ini pihaknya menerima sekitar 250 ekor hewan dam dari jamaah haji asal Cilacap.

“Alhamdulillah tahun ini Baznas Cilacap sebagai bagian dari program keberlanjutan membuka layanan pembayaran dam dan pengelolaan dam bagi jamaah haji asal Cilacap. Tahun ini kami mendapatkan 250 ekor, artinya ada 250 jamaah yang akan dilakukan penyembelihan dan pendistribusian dagingnya untuk masyarakat fakir dan miskin di wilayah Cilacap,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan dam yang dikelola di tanah air mulai diterapkan sejak tahun 2025. Sementara Baznas Kabupaten Cilacap mulai mengambil peran sebagai fasilitator layanan bagi jamaah haji asal Cilacap sejak tahun 2025 dan terus dilanjutkan pada tahun ini.

Untuk mendukung proses penyembelihan hingga penyaluran daging, Baznas menyiapkan tiga titik pelaksanaan, yaitu di Kecamatan Maos, Sidareja, dan Wanareja. Salah satunya di Kelompok Rukun Ternak Jabal Nur, Desa Panisihan, Kecamatan Maos yang menyiapkan sekitar 100 ekor domba.

Menurut Kholil, mayoritas jamaah haji Indonesia saat ini menggunakan skema haji Tamattu’, sehingga memiliki kewajiban membayar dam. Kewajiban tersebut dapat ditunaikan dengan penyembelihan seekor kambing atau pilihan ibadah lainnya sesuai ketentuan syariat.

“Tahun ini difasilitasi oleh Kementerian Haji dan Umrah sehingga penyembelihannya diperkenankan dilakukan di tanah air. Kami sudah menyiapkan semuanya, termasuk ternak yang berasal dari peternak binaan Baznas Kabupaten Cilacap,” katanya.

Program tersebut sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi kelompok peternak binaan Baznas. Saat ini Baznas Cilacap memiliki sekitar 35 kelompok peternak binaan yang bergerak di bidang budidaya kambing dan domba, meski sekitar 30 kelompok di antaranya masih aktif menjalankan usaha peternakan.

Kelompok tersebut umumnya beranggotakan lima orang dalam satu kelompok dan tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Cilacap.

Untuk memenuhi kebutuhan dam tahun ini, Baznas mengumpulkan ternak dari beberapa kelompok ke titik tertentu, khususnya untuk wilayah Maos dan sekitarnya hingga Kesugihan.

“Persediaan hewan saat ini alhamdulillah sangat mencukupi. Bahkan kami juga menawarkan ke Baznas RI untuk mendukung program serupa baik kurban maupun dam, dan kami mendapat kepercayaan menyediakan lebih dari 500 ekor,” jelasnya.

Biaya layanan dam yang disediakan Baznas bervariasi sesuai bobot hewan yang dipilih jamaah. Namun secara umum berada di kisaran Rp3 juta per ekor. Nilai tersebut sudah mencakup pengadaan ternak, proses penyembelihan, pencacahan daging hingga pendistribusian kepada penerima manfaat.

Daging hasil penyembelihan dam nantinya disalurkan kepada masyarakat fakir dan miskin di wilayah Kabupaten Cilacap sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Sigit Widayanto menilai jika keberadaan kelompok peternak binaan Baznas Kabupaten Cilacap memberikan kontribusi besar dalam penyediaan hewan kurban sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat, khususnya generasi muda di sektor peternakan.

“Kelompok Rukun Ternak yang 35 itu sangat membantu dalam rangka penyediaan hewan kurban khususnya, dan lebih umum lagi dalam rangka pemberdayaan masyarakat peternak, generasi-generasi muda milenial seperti ini yang biar lebih cinta dengan ternaknya, dengan pertanian secara umum, dan itu membuat semakin berdaya,” katanya.

Menurutnya, Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap juga menyatakan dukungan terhadap program tersebut melalui pendampingan rutin kepada kelompok ternak binaan Baznas, termasuk pemeriksaan kesehatan, pengobatan, serta pelaksanaan vaksinasi hewan ternak secara berkala.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....