Dinas Pendidikan Banyumas Siapkan 10 Server untuk SPMB Online SD
- 26 Mei 2026 10:23 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 di Kabupaten Banyumas akan dilaksanakan secara daring. Meski periode pendaftaran baru dibuka pada pertengahan Juni 2026, Dinas Pendidikan Banyumas sudah melakukan sejumlah persiapan.
Kepala Seksi (Kasi) Kurikulum SD Dinas Pendidikan Banyumas Muhammad Robani menyampaikan, pihaknya telah menggencarkan sosialisasi, begitu surat keputusan juknis SPMB onlie turun. Sosialisasi dilakukan lewat media sosial dan secara langsung kepada koordinator wilayah kecamatan (korwilcam) dindik, operator sekolah, guru, hingga orang tua murid.
“Sosialisasi sudah kami lakukan sejak satu bulan lalu. Kunci keberhasilan dari pelaksanaan SPMB itu adalah bagaimana kita menyosialisasikan kepada masyarakat. Kadang-kadang yang terjadi selama ini masyarakat itu tidak tahu karena tidak ada sosialisasinya,” ucap Robani.
Selain itu, Dinas Pendidikan Banyumas juga menggandeng Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) dan PLN dalam pelaksanaan SPMB online. Kerja sama ini untuk memperkuat sarana pendukung, termasuk peningkatan kapasitas server.
Robani menjelaskan, penambahan jumlah server dilakukan untuk mencegah gangguan selama proses pendaftaran berlangsung, seperti yang pernah terjadi pada SPMB SMP tahun lalu.
“Servernya sudah ditambah, dari yang sebelumnya hanya dua, sekarang jadi 10. Kemudian kami bekerja sama dengan PLN supaya tidak pemadaman listrik selama SPMB berjalan,” ujar Robani.
Periode pembuatan akun dan pendaftaran dan SPMB online SD di Banyumas akan dibuka mulai tanggal 15-29 Juni mendatang. Sementara, hasil seleksi akan diumumkan pada 1 Juli 2026.
Untuk tahun ini, SPMB online SD baru akan dilaksanakan di 73 sekolah yang ada di wilayah eks-Kota Administratif Purwokerto. Wilayah tersebut meliputi empat kecamatan, yakni Purwokerto Utara, Purwokerto Selatan, Purwokerto Timur, dan Purwokerto Barat.
Ke depan, Dinas Pendidikan Banyumas tidak menutup kemungkinan SPMB online SD diperluas ke wilayah lain, selama SDM dan infrastrukturnya sudah bernar-benar siap.
“Jumlah sekolah (SD) di bawah naungan dinas ada sekitar 807, tapi baru 10 persennya yang akan melaksanakan SPMB online. Harapannya, tahun ini bisa sukses, sehingga nanti bisa kita laksanakan lebih luas lagi,” kata Robani.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....