Dinas Pertanian Cilacap Intensifkan Pengawasan Hewan Kurban Menjelang Iduladha
- 26 Mei 2026 10:20 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Cilacap : Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap memastikan ketersediaan hewan kurban di wilayah setempat dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Sigit Widayanto, saat melakukan pemantauan di Kelompok Tani Rukun Ternak Jabal Nur, Desa Panisihan, Kecamatan Maos, mengatakan berbagai langkah telah disiapkan untuk menjamin kesehatan dan kelayakan hewan kurban sebelum dipasarkan maupun disembelih.
Menurutnya, salah satu upaya yang dilakukan adalah pembinaan terhadap Juru Sembelih Halal (Juleha) di sejumlah wilayah. Kegiatan tersebut telah dilaksanakan di lima kecamatan, yakni Cilacap Selatan, Cilacap Tengah, Cilacap Utara, Kesugihan, dan Maos.Selain pembinaan, Dinas Pertanian juga melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban melalui tahapan pemeriksaan antemortem dan postmortem.
Pemeriksaan antemortem dilakukan di lokasi peternakan maupun tempat penjualan hewan kurban yang banyak bermunculan menjelang Iduladha, termasuk lapak-lapak penjual di pinggir jalan."Yang diperiksa antara lain kondisi fisik hewan, kesehatan ternak, usia hewan apakah sudah memenuhi syarat, hingga memastikan tidak terdapat indikasi penyakit," kata Sigit disampingi Kabid Peternakan, Slamet Sugino.
Dari sisi ketersediaan, Dinas Pertanian menyebut jumlah ternak di Kabupaten Cilacap masih jauh di atas kebutuhan kurban masyarakat.Data Dinas Pertanian mencatat populasi sapi di Cilacap mencapai sekitar 16.800 ekor.
Sementara kebutuhan sapi kurban pada tahun sebelumnya berada di angka sekitar 6.300 ekor. Kemudian untuk kambing, tersedia sekitar 160 ribu ekor, sedangkan kebutuhan kurban tahun lalu hanya sekitar 16 ribu ekor. Sementara populasi domba mencapai sekitar 36 ribu ekor, jauh di atas kebutuhan yang hanya ratusan ekor.
"Alhamdulillah dari hasil perhitungan stok yang tersedia masih sangat mencukupi untuk kebutuhan kurban masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, kualitas ternak di Cilacap juga mendapat perhatian khusus. Hal ini ditandai dengan terpilihnya sapi milik peternak lokal asal Desa Bunton, Kecamatan Adipala, sebagai sapi bantuan kemasyarakatan dari Sekretariat Presiden tahun 2026.
Sapi jenis limosin milik peternak bernama Sando tersebut memiliki bobot mencapai 1.007 kilogram dengan nilai transaksi sekitar Rp110 juta. Sapi tersebut nantinya direncanakan disembelih dan disalurkan sebagai hewan kurban di Mushola Al-Falah, Dusun Sidasari, Desa Tambaksari, Kecamatan Kedungreja.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....