Lapas Brebes Bangun Sinergi Strategis dengan BNN Kota Tegal

  • 26 Mei 2026 09:43 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Brebes: Komitmen mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika terus diperkuat oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes. Dalam upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor, Kepala Lapas Brebes, Mudo Mulyanto, melakukan koordinasi dan silaturahmi bersama Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tegal, Kunarto, guna memperkuat arah sinergitas pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan, Senin (25/5).

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaboratif tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung implementasi program nasional, khususnya Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang menitikberatkan pada pemberantasan narkoba, dan pelaku penipuan sehingga terciptanya pemasyarakatan yang bersih serta berintegritas.

Dalam pertemuan tersebut menekankan pentingnya kerja sama berkelanjutan dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemasyarakatan. Selain itu, sinergi juga diarahkan pada penguatan pengawasan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban, termasuk upaya pencegahan praktik penipuan yang kerap menjadi perhatian serius di lingkungan lapas dan rutan.

Kalapas Brebes Mudo Mulyanto menegaskan bahwa komitmen menciptakan Pemasyarakatan Bersih bukan sekadar slogan saja, melainkan langkah nyata yang terus diimplementasikan secara konsisten melalui berbagai program pengawasan dan pembinaan. Salah satu bentuk komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan ikrar Pemasyarakatan Bersih (Handphone, Narkoba dan Penipuan) yang terus digaungkan kepada seluruh jajaran pegawai maupun warga binaan.

“Kami terus memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari Handphone, Narkoba, penipuan serta berbagai bentuk pelanggaran lainnya. Sinergi dengan BNNK Tegal menjadi bagian penting dalam mendukung suksesnya Asta Cita Presiden dan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ujar Mudo.

Lebih lanjut, Mudo menjelaskan bahwa Lapas Brebes secara rutin melaksanakan razia kamar hunian, penguatan deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban, pengawasan layanan publik, hingga edukasi kepada warga binaan terkait bahaya narkotika dan dampak hukum praktik penipuan. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang PRIMA.

Sementara itu, Kepala BNNK Tegal Kunarto menyampaikan apresiasi atas langkah progresif yang dilakukan Lapas Brebes dalam menjaga komitmen pemberantasan narkoba dan penguatan integritas institusi pemasyarakatan. Ia menegaskan bahwa BNNK Tegal siap memberikan dukungan penuh melalui koordinasi, edukasi, hingga pelaksanaan program pencegahan penyalahgunaan narkotika secara berkelanjutan.

“Kolaborasi antarinstansi sangat penting untuk memperkuat pengawasan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba, termasuk meminimalisir berbagai bentuk pelanggaran yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di lingkungan pemasyarakatan,” ungkap Kunarto.

Sinergitas yang dibangun antara Lapas Brebes dan BNNK Tegal diharapkan mampu memperkuat langkah bersama dalam menciptakan sistem pemasyarakatan yang bersih, dan terpercaya. Tidak hanya fokus pada aspek keamanan, kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan pembinaan yang lebih optimal bagi warga binaan agar mampu kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan produktif.

Melalui kolaborasi lintas sektor yang terus diperkuat, Lapas Brebes menunjukkan komitmennya untuk menjadi institusi pemasyarakatan yang adaptif, profesional, dan responsif terhadap berbagai tantangan, sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari penyalahgunaan narkotika serta praktik-praktik pelanggaran lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....