Kemendikbudristek Evaluasi Pelaksanaan Beasiswa KNB di UMP
- 25 Mei 2026 15:49 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Pelaksanaan Program Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) mendapat perhatian dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilakukan Tim Pokja Penguatan Kelembagaan Perguruan Tinggi.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (21/5/2026) itu menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan mahasiswa penerima beasiswa dapat menjalani studi dengan baik dan sesuai target yang ditetapkan.
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kerja Sama UMP, Assoc. Prof. Saefurrohman, Ph.D., yang mewakili Rektor UMP, menyampaikan bahwa mahasiswa penerima beasiswa KNB di kampusnya menunjukkan perkembangan yang menggembirakan, baik dari sisi akademik maupun nonakademik.
"Ada empat mahasiswa kami yang menerima beasiswa KNB. Kalau kami lihat perjalanannya, mahasiswa-mahasiswi ini baik-baik semua, dan sepertinya sudah ada yang pernah ikut lomba juga dan mengharumkan nama UMP," ujarnya dalam keterangan yang diterima RRI, Senin (25/5/2026).
Selain prestasi yang mulai ditorehkan, Saefurrohman juga menilai kemampuan berbahasa Indonesia para mahasiswa asing terus mengalami peningkatan setelah mengikuti pembelajaran melalui program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA).
"Selama kurang lebih satu tahun ini, mereka sudah digembleng pembelajaran bahasa Indonesia oleh BIPA, dan bahasanya sudah semakin lancar," tuturnya.
Menurutnya, UMP akan terus memberikan dukungan dan pendampingan kepada mahasiswa penerima beasiswa KNB agar dapat menyelesaikan studi dengan baik sekaligus memperoleh pengalaman belajar yang optimal selama berada di Indonesia.
Di sisi lain, perwakilan Tim Pokja Penguatan Kelembagaan Perguruan Tinggi Kemendikbudristek, Agustinus Hadi Nugroho, menjelaskan bahwa monitoring dan evaluasi merupakan bagian penting dalam pelaksanaan program beasiswa KNB yang dilakukan secara berkala di seluruh perguruan tinggi penyelenggara.
Ia mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan memastikan mahasiswa penerima beasiswa tetap berada pada jalur yang tepat, baik dalam pencapaian akademik maupun dalam aspek kedisiplinan dan perilaku selama menempuh pendidikan.
"Monev ini, berdasarkan petunjuk teknis beasiswa KNB, harus dilaksanakan dua kali dalam setahun. Biasanya kami menyelenggarakan itu di pertengahan tahun, sekitar bulan Mei sampai bulan Juli, lalu kemudian nanti di akhir tahun di bulan September sampai Desember," kata Agustinus.
Melalui kegiatan tersebut, Kemendikbudristek berharap mahasiswa penerima beasiswa KNB dapat terus menunjukkan perkembangan positif, menjaga semangat belajar, serta menjadi duta yang baik bagi negara asal maupun Indonesia.
Hasil evaluasi yang diperoleh juga diharapkan dapat menjadi dasar untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan program beasiswa KNB di masa mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....