BNN Purbalingga BNN Purbalingga Dorong Rehabilitasi Gratis bagi Pecandu Narkoba
- 19 Mei 2026 14:00 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Badan Narkotika Nasional Kabupaten Purbalingga terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan rehabilitasi gratis bagi pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen negara dalam memulihkan korban penyalahgunaan narkoba, sekaligus menghapus stigma bahwa pengguna narkotika yang melapor akan langsung dipidana.
Kepala BNN Kabupaten Purbalingga, Dr. H. Nasruddin, S.Ag., M.M.Pd. menegaskan, rehabilitasi bagi pecandu narkotika merupakan amanat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika wajib menjalani rehabilitasi medis maupun sosial, dengan layanan yang diberikan secara gratis oleh pemerintah.
"Kalau memang pecandu atau salah satu anggota keluarga datang ke BNN melaporkan diri secara sukarela, mereka tidak akan ditahan, mereka tidak akan dipidana, justru mereka akan mendapatkan rehabilitasi. Rehabilitasi itu sifatnya gratis, karena negara harus hadir," ujarnya.
Sebagai langkah nyata, BNN Purbalingga menjalankan program operasi pencegahan nasional BNN yakni ANANDA Bersinar atau Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkoba. Program ini difokuskan pada pencegahan sekaligus deteksi dini penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar melalui metode screening intervensi lapangan atau SEAL.
Nasruddin menyebut, sepanjang 2026 hingga awal Mei, pihaknya telah memberikan layanan rehabilitasi rawat jalan kepada 14 orang. Selain itu, melalui program ANANDA Bersinar, BNN juga telah menjangkau 107 pelajar di tiga sekolah untuk mendapatkan screening dan intervensi dini.
"Kenapa kita fokus kepada anak-anak kita? Karena mereka ini investasi kita, masa depan. Maka kita jemput bola agar mereka yang membutuhkan penanganan bisa segera dipulihkan," katanya.
Ia berharap masyarakat, khususnya keluarga, tidak ragu melapor jika menemukan anggota keluarganya terindikasi menyalahgunakan narkotika. Dukungan keluarga dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga proses pemulihan dan mencegah penyintas kembali terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. (Aisha)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....