Dishub Banyumas Rampungkan Pemasangan Palang Pintu Kereta
- 19 Mei 2026 10:55 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas : Guna meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang perkeretaapian, Pemerintah Kabupaten Banyumas melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus mengoptimalkan pengelolaan jalur rawan. Langkah ini menjadi prioritas utama demi menjamin keselamatan pengguna jalan, khususnya pada ruas jalan kabupaten yang tidak dijaga oleh PT KAI.
Kepala Seksi Keselamatan Dinas Perhubungan Kab. Banyumas, Tri Harsono, ST., M.Sc, menjelaskan bahwa pembagian wewenang pengelolaan ini mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 94 Tahun 2018. Berdasarkan aturan tersebut, Dishub Banyumas secara bertahap telah membangun pos penjagaan dan palang pintu di titik perlintasan sebidang yang disetujui oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJK).
“Sejak tahun 2022 kita baru mulai mengelola perlintasan ini. Mulai dari membangun satu palang pintu di Desa Pesantren Kecamatan Tambak, lalu bertambah di tahun-tahun berikutnya. Insya Allah tahun ini kita rampungkan palang pintu kelima di Desa Kradenan, Kecamatan Sumpiuh,” ujarnya.
Tri menyatakan bahwa penyelesaian palang pintu kelima ini sekaligus menandai bahwa seluruh perlintasan sebidang di jalur Kabupaten Banyumas yang direkomendasikan oleh DJK kini telah terjaga penuh. Dalam pelaksanaannya, Dishub Banyumas aktif berkoordinasi dan menimba ilmu dari PT KAI yang telah berpengalaman puluhan tahun, mulai dari aspek manajemen penjagaan, standar perlengkapan, hingga pemasangan rambu-rambu keselamatan.
Kendati fasilitas fisik telah terpenuhi, Tri Harsono menggarisbawahi bahwa tantangan terbesar saat ini justru berada pada faktor kesadaran masyarakat. Ia menyayangkan masih banyaknya pengguna jalan yang nekat menerobos meski sirine perlintasan sudah berbunyi.
“Masyarakat perlu disadarkan lagi agar lebih menaati peraturan. Seharusnya ketika sirine berbunyi, kendaraan sudah mulai berhenti meskipun palang pintu turunnya pelan-pelan. Menahan diri dan sabar menunggu di perlintasan adalah kunci agar keselamatan kita terjamin,” ucapnya.
Sebagai langkah preventif, Dishub Banyumas konsisten menggelar sosialisasi keselamatan. Edukasi dilakukan secara langsung kepada pengguna jalan, pemasangan banner imbauan di area perlintasan, hingga menitipkan materi sosialisasi kepada para kepala desa agar diteruskan secara berkala kepada warga setempat.
Terakhir, Tri Harsono menyampaikan pesan dari Dinas Perhubungan agar seluruh masyarakat Banyumas bersama-sama menjaga fasilitas palang pintu yang telah dibangun menggunakan anggaran daerah tersebut. Terlebih, kecepatan kereta api modern saat ini sudah berada di atas 100 km/jam, sehingga kecelakaan di perlintasan sebidang akan membawa dampak fatalitas yang sangat tinggi.
"Komitmen dari Pak Bupati yang sekarang, Pak Sadewo, maupun Bupati sebelumnya, Pak Husein, sangat besar untuk anggaran keselamatan ini. Mari kita jaga bareng-bareng. Ingat, selalu lihat rambu dan sabar menunggu demi keselamatan diri sendiri, keluarga, dan seluruh masyarakat Banyumas," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....