PDHI Jateng II Imbau Masyarakat Pilih Hewan Kurban yang Sehat dan Tidak Cacat

  • 15 Mei 2026 09:44 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas — Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Jawa Tengah II mengimbau masyarakat untuk lebih teliti dalam memilih hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 2026 agar daging yang dihasilkan aman dan layak dikonsumsi.

Ketua PDHI Jateng II, Nurkholis Majid, mengatakan hewan kurban yang layak disembelih harus memenuhi syarat syariat sekaligus dalam kondisi sehat secara fisik.

Menurutnya, hewan kurban seperti sapi, kerbau, kambing, maupun domba harus dipastikan tidak memiliki cacat fisik.

“Hewan kurban sebaiknya tidak pincang, ekornya utuh, matanya normal, dan tidak ada kelainan pada tubuhnya,” tuturnya saat diwawancara RRI pada Selasa (12/5/2026).

Selain itu, kondisi kesehatan hewan juga menjadi perhatian penting karena daging hasil kurban nantinya akan dikonsumsi masyarakat.

Ia menjelaskan, hewan yang sehat akan menghasilkan daging yang sehat dan berkualitas.

“Tujuan utama kurban selain ibadah juga agar dagingnya bisa dikonsumsi dengan aman. Kalau hewannya sehat, insyaallah daging yang dihasilkan juga sehat,” katanya.

Nurkholis menambahkan, hewan kurban juga harus berada pada usia yang cukup, tidak terlalu muda maupun terlalu tua.

Menurutnya, hewan yang terlalu muda masih memiliki potensi untuk tumbuh dan berkembang, sedangkan hewan yang terlalu tua biasanya mengalami penurunan kualitas tubuh maupun kualitas daging.

Sementara itu, terkait kesiapan peternak, ia menilai kesadaran peternak terhadap kesehatan hewan saat ini semakin meningkat, terutama dalam mencegah penyakit menular pada ternak.

Salah satu langkah yang dilakukan peternak adalah memberikan vaksin untuk mencegah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak.

Selain itu, peternak juga mulai rutin memberikan obat cacing guna mencegah infeksi parasit pada hewan kurban.

“Kasus cacingan masih sering ditemukan, terutama pada organ hati. Karena itu peternak biasanya sudah memberikan obat cacing jauh sebelum penyembelihan,” jelasnya.

Ia menambahkan, sejumlah peternak bahkan berani memberikan jaminan atau garansi apabila ditemukan cacing pada organ hewan setelah disembelih.

Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan meningkatnya perhatian peternak terhadap kualitas dan kesehatan hewan kurban yang dijual kepada masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....