Menkop Pastikan KDKMP Siap Beroperasi Sebelum Diresmikan Presiden

  • 13 Mei 2026 23:41 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Menjelang soft launching nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) pada 16 Mei 2026, Menteri Koperasi Ferry Juliantono memastikan persiapan operasional terus dipercepat. Hal itu disampaikan Ferry saat meninjau KDKMP di Desa Kaliori, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas, Rabu (13/5/2026), bersama Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita.

Menurut Ferry, peluncuran yang akan dilakukan Presiden Prabowo Subianto nantinya bukan sekadar seremoni. Koperasi yang diresmikan harus sudah siap beroperasi dan melayani masyarakat.

“Launching tanggal 16 Mei oleh Bapak Presiden adalah launching Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang siap operasional. Artinya persiapan bangunan fisik, gudang, gerai, alat perlengkapan, barang dagangan, termasuk SDM diupayakan sudah siap meskipun belum sempurna,” ujar Ferry.

Ia mengatakan sejumlah kekurangan yang masih ditemukan di lapangan saat ini terus dibenahi agar seluruh fasilitas dan sistem pelayanan dapat berjalan saat peluncuran berlangsung.

Selain kesiapan operasional, Ferry juga menyoroti pentingnya penguatan produk UMKM lokal agar bisa menjadi bagian dari rantai pasok koperasi desa. Menurutnya, pelaku UMKM perlu mendapat pendampingan, mulai dari proses kurasi, inkubasi, hingga dukungan pembiayaan.

“Kita harus memberi prioritas untuk mendampingi produk UMKM, mulai dari kurasi, inkubasi, bahkan kalau perlu pembiayaan, supaya produknya berkualitas, berkelanjutan, dan layak dijual di gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” ucapnya.

Ferry berharap KDKMP dapat berkembang menjadi badan usaha milik masyarakat desa dan kelurahan yang dikelola secara modern, profesional, dan memberi manfaat ekonomi langsung bagi warga.

Dalam peninjauan tersebut, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita turut menekankan pentingnya kesiapan layanan koperasi agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.

Ia meminta para pelaksana di lapangan memastikan data penerima manfaat benar-benar akurat serta memetakan kembali wilayah dengan jumlah penduduk besar agar layanan yang disediakan lebih tepat sasaran.

“Petakan lagi kira-kira titik-titik mana yang masyarakatnya cukup banyak, kemudian kebutuhannya seperti apa, nanti pemerintah yang akan support,” ujar Tandyo.

Selain itu, Tandyo meminta seluruh fasilitas pendukung seperti gerai pelayanan, gudang penyimpanan, hingga infrastruktur digital, termasuk jaringan internet, dipastikan dalam kondisi siap digunakan.

“Pastikan kembali item dan isian di setiap gerai. Besok ada rencana uji coba akses internet, manfaatkan dengan baik. Yakinkan akses internetnya berjalan baik,” katanya.

Soft launching operasionalisasi KDKMP rencananya dilakukan serentak di seluruh Indonesia. Di Banyumas, terdapat 41 KDKMP yang siap diresmikan.

Kepala Bidang Koperasi DKUKMP Banyumas Alfian Hari Antono mengatakan seluruh koperasi tersebut telah memiliki struktur kepengurusan. Sementara itu, SDM pengelola juga mulai dipersiapkan untuk mendukung operasional koperasi.

“Kepengurusan sudah terbentuk sejak awal Juni 2025. Kalau karyawan hasil rekrutmen saat ini sedang menjalani pelatihan untuk posisi asisten store manager,” tutur Alfian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....