Petani Berharap Jebolnya Bendung Cipero Segera Dilakukan Perbaikan Permanen

  • 12 Mei 2026 10:13 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Tegal - Jebolnya Bendung Cipero di wilayah Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, berdampak terhadap ribuan hektare lahan pertanian. Para petani berharap pemerintah segera melakukan penanganan agar aliran irigasi kembali normal dan aktivitas pertanian dapat berjalan kembali.

Salah satu petani asal Desa Sidamulya Kecamatan Warureja, Bandun Ahmad Sugiroso, mengatakan kerusakan bendungan berdampak langsung terhadap hasil panen petani. Bahkan sejumlah tanaman padi yang sudah memasuki usia tanam puluhan hari dilaporkan gagal panen.

“Dampaknya besar karena air dari Bendungan Cipero mengairi wilayah Suradadi dan Warureja. Ada tanaman padi usia 60 hari yang gagal panen dan kerugian petani diperkirakan mencapai miliaran rupiah,” ujar Bandun Ahmad Sugiroso.

Selain berdampak pada pertanian, kondisi tersebut juga mempengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat sekitar. Banyak warga yang sebelumnya bekerja di sektor pertanian kini terpaksa menganggur akibat lahan sawah tidak dapat digarap.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Tegal, Muhammad Zainudin mengatakan pemerintah sebenarnya telah melakukan upaya penanganan sejak awal bendungan mengalami kebocoran. Namun cuaca buruk dan tingginya debit air membuat proses perbaikan terkendala.

Menurut Zainudin, pemerintah sempat melakukan pengalihan arus air sebagai solusi sementara agar petani tetap dapat menjalankan musim tanam kedua. Akan tetapi, tanggul sementara yang dibangun beberapa kali kembali jebol akibat hujan deras dari wilayah atas.

“Pemerintah sudah melakukan penanganan dan pengalihan arus air sebagai solusi sementara. Namun karena faktor cuaca dan kiriman air yang besar, tanggul sementara kembali jebol,” kata Muhammad Zainudin.

Petani berharap pemerintah segera melakukan perbaikan permanen terhadap Bendungan Cipero agar aliran irigasi kembali normal. Normalisasi bendungan dinilai penting untuk menyelamatkan ribuan hektare sawah dan mencegah kerugian petani semakin besar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....