Mahasiswa Asal Afrika Sebut Banyumas Cocok untuk Studi dan Eksplor Budaya
- 11 Mei 2026 13:59 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Banyumas dinilai menjadi salah satu daerah yang nyaman bagi mahasiswa internasional untuk menempuh pendidikan sekaligus mengenal budaya Indonesia. Hal tersebut disampaikan mahasiswa S2 Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) asal Afrika, Toufi, yang memilih menempuh studi di Banyumas sejak tahun 2022.
Toufi menuturkan alasan memilih Banyumas sebagai tempat melanjutkan pendidikan karena daerah ini dinilai lebih nyaman dibandingkan kota-kota besar di Indonesia. Selain cocok sebagai tempat belajar, Banyumas juga dianggap ideal untuk mengeksplorasi budaya lokal.
“Misal Jogja atau Jakarta itu kota besar, mahal. Aku bikin research terus lihat Banyumas itu kota kecil, terus kota yang ada budayanya juga, cocok buat tempat belajar,” ujarnya saat diwawancarai RRI pada, Rabu (6/5/2026).
Pada masa awal kedatangannya ke Indonesia, Toufi sempat mengalami kesulitan beradaptasi, terutama terkait makanan, bahasa, dan cuaca yang berbeda dengan negara asalnya. Ia bahkan membutuhkan waktu sekitar dua minggu untuk menyesuaikan diri dengan makanan Indonesia.
Selain makanan, kendala bahasa juga menjadi tantangan tersendiri. Toufi belajar bahasa Indonesia secara otodidak melalui interaksi sehari-hari bersama teman kampus, penghuni kos, hingga masyarakat di warung maupun kafe.
Dalam menjalani perkuliahan di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Toufi mendapat banyak pengalaman baru. Ia aktif mengikuti organisasi kampus dan kegiatan olahraga seperti tim basket untuk memperluas relasi sekaligus membantu proses adaptasi dengan lingkungan sekitar.
“Aku pernah ikut banyak organisasi di kampus, pernah ikut tim basket. Kegiatan itu juga seru banget, bisa bantu mahasiswa luar negeri bisa belajar bahasa di sini, bisa adaptasi sama orang sini,” katanya.
Menurutnya, masyarakat Banyumas memiliki karakter yang ramah dan terbuka, sehingga membuat mahasiswa asing lebih mudah menyesuaikan diri. Terakhir, Toufi menyebut Banyumas bukan hanya menjadi tempat untuk kuliah, tetapi juga ruang belajar budaya, bahasa, dan agama bagi mahasiswa internasional. (Aisha)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....