Peringati Hardiknas 2026, Kie Art Beri Ruang Pameran Fotografi "Monochrome"

  • 11 Mei 2026 10:50 WIB
  •  Purwokerto

RRI.COID, Purbalingga – Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Kie Art Cartoon Village yang berlokasi di Desa Sidareja, Kecamatan Kaligondang, Purbalingga kembali menunjukkan eksistensinya sebagai wadah seni budaya dengan berkolaborasi bersama Djentot Subechi, seorang guru seni sekaligus fotografer dalam pameran tunggal bertajuk "Monochrome", berlangsung (2 -10/5/2026), yaitu menampilkan 50 karya foto hitam putih.

Melalui pameran “Monochrome”, Kie Art memfasilitasi pameran seni yang berupaya mengangkat kekuatan visual murni dan emosi yang kerap tersembunyi di balik riuhnya warna.

Owner Kie Art, Slamet Santosa, mengungkapkan bahwa pameran tunggal kedua ini memiliki misi khusus untuk mengedukasi generasi muda, terutama dalam melihat potensi seni di sekitar mereka.

"Kie Art sebetulnya mewadahi anak-anak muda untuk mengenal seni budaya di Indonesia, khususnya di wilayah Banyumas Raya. Kami memfasilitasi pelaku seni yang berani berkesenian dan ingin mengeksplorasi kemampuannya," ujar Santosa.

Adapun rangkaian acara ini juga dimeriahkan dengan lomba foto khusus pelajar. Menariknya, panitia menetapkan aturan bahwa peserta hanya diperbolehkan menggunakan kamera handphone.

"Hal ini bertujuan agar seni fotografi terasa lebih inklusif dan dapat dijangkau oleh seluruh kalangan siswa," katanya.

Menurut Santosa, salah satu pesan kuat dalam pameran ini adalah penggunaan teknologi yang ada di genggaman. Santosa berharap kolaborasi ini memicu kreativitas pemuda untuk tidak ragu menciptakan karya luar biasa hanya dengan menggunakan kamera smartphone.

"Harapannya, generasi muda lebih kreatif menggunakan kamera di handphonenya. Ketika dimanfaatkan dengan baik, karya luar biasa akan tercipta. Jangan pernah ragu untuk melakukannya," pesannya.

"Pameran "Monochrome", tidak hanya menjadi ruang ekspresi artistik bagi Djentot Subechi, tetapi juga menjadi sarana inspirasi bagi masyarakat Purbalingga untuk lebih mencintai seni dan budaya visual sejak dini," imbuhnya.

Santosa menambahkan bahwa Kie Art berfungsi sebagai ruang seni bagi warga Purbalingga.

"Meski terbuka bagi siapa saja yang ingin berpameran, Santosa menegaskan adanya proses kurasi untuk menjaga kualitas karya yang ditampilkan," pungkasnya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....