Berbasis Kampus, Banyumas Disiapkan Jadi Sentra Pembinaan Atlet Rugby Jateng
- 10 Mei 2026 22:51 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Banyumas mulai dipersiapkan menjadi salah satu daerah pengembangan atlet rugby di Jawa Tengah. Langkah itu terlihat dari kolaborasi antara Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) dan Pengurus Provinsi Rugby Jawa Tengah melalui kegiatan sosialisasi serta coaching clinic di Lapangan Mas Mansyur Kampus I UMP.
Pengprov Rugby Jawa Tengah menilai Banyumas memiliki potensi besar untuk menjadi basis pembinaan atlet rugby baru. Selain didukung lingkungan akademik, daerah ini juga dinilai memiliki sumber daya mahasiswa olahraga yang cukup menjanjikan.
Perwakilan Pengprov Rugby Jawa Tengah, Rahmat, mengatakan Banyumas menjadi salah satu wilayah strategis dalam program perluasan pembinaan atlet rugby di Jawa Tengah. Menurutnya, perguruan tinggi dapat menjadi mitra penting dalam mencetak atlet yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki pemahaman taktik dan sport science yang baik.
“Lingkungan kampus seperti UMP memiliki potensi besar karena didukung fasilitas, disiplin akademik, dan pendekatan sport science yang kuat,” ujarnya dalam keterangan yang diterima RRI.
Ia menambahkan, mahasiswa juga memiliki peluang untuk meniti jalur prestasi melalui cabang olahraga rugby, mulai dari level daerah hingga kesempatan tampil mewakili Jawa Tengah pada ajang nasional seperti Pekan Olahraga Nasional (PON).
Kegiatan tersebut diikuti mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan (IKOR) UMP. Selain mendapatkan pengenalan mengenai rugby, peserta juga mengikuti sesi praktik teknik dasar bersama atlet rugby Banyumas.
Ketua Program Studi IKOR UMP, Assoc. Prof. Dr. Yudha Febrianta, S.Pd. Jas., M.Or., mengatakan mahasiswa olahraga perlu mengenal cabang-cabang olahraga yang tengah berkembang dan memiliki peluang prestasi ke depan.
“Mahasiswa tidak hanya harus menguasai cabang olahraga populer, tetapi juga perlu memahami olahraga yang sedang berkembang seperti rugby, yang memiliki peluang besar dalam pembinaan prestasi,” ucapnya.
Dalam sesi praktik, atlet rugby putra Banyumas memperagakan sejumlah teknik dasar seperti passing bola oval, agility, hingga line-out. Mahasiswa juga diajak mencoba langsung permainan rugby untuk memahami dinamika olahraga yang menuntut koordinasi, strategi, dan kerja sama tim tersebut.
Pelatih rugby putri Banyumas, Coach Wanda, menilai rugby memiliki potensi berkembang lebih luas karena tidak hanya menekankan kekuatan fisik, tetapi juga disiplin dan kekompakan tim. Ia juga menepis anggapan bahwa rugby merupakan olahraga yang berbahaya.
“Dengan teknik yang benar, olahraga ini aman dan sangat potensial untuk dikembangkan,” ujarnya.
Melalui kolaborasi tersebut, UMP dan Pengprov Rugby Jawa Tengah berharap ke depan dapat terbentuk unit kegiatan mahasiswa (UKM) rugby di lingkungan kampus. Langkah itu sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pembinaan atlet rugby di Banyumas secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....