Dirut ANTARA Edukasi Mahasiswa Unsoed Pentingnya Literasi Media

  • 08 Mei 2026 18:38 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) bekerja sama dengan Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA menggelar kuliah umum di hadapan ratusan mahasiswa FISIP Unsoed. Kegiatan tersebut bertajuk “Literasi Media - Peran Kantor Berita Dalam Membangun Peradaban Bangsa di Era Digital” di Auditorium FISIP Unsoed, Jumat (8/5/2026).

Direktur Utama Perum LKBN ANTARA, Benny Siahaan Butarbutar, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau CSR BUMN bersama lembaga pendidikan dalam memperkuat literasi media di kalangan mahasiswa.

Menurutnya, kampus memiliki posisi strategis sebagai ruang pembentukan intelektualitas dan pola pikir kritis di tengah derasnya arus informasi digital.

“Kampus menjadi tempat yang sangat bagus dan strategis karena menjadi ruang disemainya prinsip-prinsip intelektualitas dan berpikir kritis,” ujarnya.

Ia menjelaskan perkembangan media sosial, kecerdasan buatan (AI), digitalisasi, hingga media baru perlu mendapat perhatian serius dari berbagai elemen, mulai dari lembaga media, pemerintah, kampus, hingga dunia usaha.

Benny menilai literasi media menjadi kebutuhan penting agar masyarakat mampu memahami, memilah, dan menyikapi informasi secara benar di tengah maraknya misinformasi, disinformasi, dan malinformasi.

“Bangsa ini harus memiliki ketahanan informasi, mana informasi yang penting dan mana yang tidak penting di tengah serbuan informasi yang begitu membeludak,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa media berkualitas harus mengedepankan objektivitas, verifikasi, dan akurasi dibanding sekadar kecepatan penyampaian informasi.

“Kehidupan media terkait langsung dengan kehidupan berbangsa dan bernegara. Informasi yang dibentuk harus berkualitas, ada cross-check dan akurasi,” jelasnya.

Selain Benny, kegiatan tersebut juga menghadirkan jurnalis Virgie Baker serta Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP Unsoed Edy Santoso sebagai narasumber.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unsoed, Norman Arie Prayogo, mengatakan perkembangan media sosial saat ini menjadi tantangan besar bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Ia menilai mahasiswa harus mampu menjadi konsumen informasi yang cerdas sekaligus produsen konten yang bertanggung jawab.

“Mahasiswa harus mampu mengenali bias, melawan hoaks, dan menggunakan media sebagai alat penyebaran hal-hal positif,” ujarnya.

Norman menambahkan derasnya arus informasi tanpa filter yang baik berpotensi memunculkan misinformasi dan disinformasi yang dapat memecah belah masyarakat.

Karena itu, menurutnya, penguatan literasi media di lingkungan kampus menjadi sangat penting agar mahasiswa mampu melakukan verifikasi sebelum menyebarkan informasi di media sosial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....