Rumah Inovasi Cilacap Resmi Diluncurkan, Ubah Gagasan Jadi Aksi Nyata
- 06 Mei 2026 16:51 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Cilacap : Guna menguatkan ekosistem inovasi di Kabupaten Cilacap, diluncurkan Rumah Inovasi Cilacap, Hilirisasi Ide Verifikasi dan Eksekusi (RICH Hive) yang diselenggarakan di Ruang Auditorium Politeknik Negeri Cilacap pada Rabu (6/5/2026). RICH Hive ini hadir sebagai 'rumah tumbuh' bagi ide-ide masyarakat, mulai dari tahap hilirisasi, validasi, hingga eksekusi nyata.
Direktur RICH HIVE, Dr Nandang Bekti Karnowati mengatakan jika RICH bukan sekadar ruang diskusi, tetapi juga dirancang sebagai wadah kolaboratif lintas sektor yang menampung gagasan dari masyarakat, komunitas, akademisi, hingga dunia usaha dari wilayah Cilacap maupun daerah lainnya.
Menurutnya, setiap ide yang masuk tidak berhenti di konsep, melainkan akan dikaji, divalidasi, lalu diimplementasikan agar berdampak langsung bagi kesejahteraan publik.
"Rumah Inovasi ini nanti bisa menghilirisasi ide-ide yang ada di masyarakat. Kemudian kami validasi dan kita eksekusi atau implementasikan secara nyata untuk kemaslahatan masyarakat," katanya.
Menurutnya, bahwa kehadiran RICH lahir dari keresahan banyak inovator lokal yang kesulitan membawa ide ke tahap implementasi.
“Selama ini banyak yang punya gagasan, tapi bingung harus membawa bendera apa untuk bisa berkembang. Di sinilah RICH hadir, menghubungkan ide dengan eksekusi,” ujarnya.
Konsep “Hive” dalam RICH menjadi kunci utama, yaknj hilirisasi ide, validasi, dan eksekusi. Artinya, setiap inovasi akan melewati proses terstruktur hingga benar-benar siap diterapkan di lapangan.
Tak hanya berfokus pada isu lingkungan, RICH yang memiliki semangat green economy ini juga mengembangkan inovasi yang memiliki dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan secara seimbang.
Nandang mengatakan jika kolaborasi menjadi kekuatan utama RICH. Sejumlah perguruan tinggi telah bergabung, di antaranya Universitas Amikom Purwokerto, Universitas Nahdlatul Ulama Imam Al Ghozali, Universitas Al-Irsyad Cilacap, serta Politeknik Negeri Cilacap serta 12 perguruan tinggi yang diundang untuk memperkuat peran akademisi dalam pengembangan inovasi berbasis keilmuan.
Pemkab Cilacap melalui Bappeda Kabupaten Cilacap dan Tim Penggerak PKK Cilacap, juga turut mendukung adanya Rumah Inovasi sebagai mitra strategis dalam mendorong riset dan inovasi daerah.
Kepala Bappeda Cilacap Imam Jauhari mengatakan jika pemerintah menilai kehadiran RICH akan mempercepat lahirnya solusi kreatif dari masyarakat melalui pendekatan pentahelix atau kolaborasi antara pemerintah, akademisi, bisnis, komunitas, dan media.
“Ini menjadi rumah tumbuh, rumah berkembang, semua masyarakat bisa mengembangkan ide-idenya, mulai dari yang kecil-kecil saja, sehingga ini bisa menjadi kemajemukan di dalam inovasi di Cilacap," ujarnya.
Dukungan juga mengalir dari PT Pertamina Lubricants Production Unit Cilacap (PUC) yang menyatakan komitmennya untuk mendukung pengembangan inovasi, khususnya bagi pelaku UMKM melalui Rumah Inovasi Cilacap. Karena melalui kolaborasi ini akan memberikan kemanfaatan bagi UMKM maupun perusahaan.
"Adanya Rumah Inovasi Cilacap ini diharapkan bisa meningkatkan taraf hidup khususnya masyarakat di Cilacap," kata Manager PUC, I Gede Dharma Susila.
Ia mengatakan beberapa dukungan yang telah dilakukan PUC salah satunya dukungan pakaian bekas yang masih layak pakai selanjutnya diolah menjadi tas ransel dan tas pinggang yang memiliki nilai jual lebih tinggi. Selain itu, potensi pemanfaatan sisa bahan pangan juga didorong agar tidak terbuang sia-sia, melainkan menjadi peluang usaha baru.
"Kami siap membantu pemasaran produk hasil inovasi di lokasi pabrik, termasuk pengolahan limbah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi, jika UMKM yang tergabung di sini bingung memasarkan di mana silahkan ke tempat kita," katanya.
Dengan konsep kolaboratif ini, RICH Hive diharapkan benar-benar melahirkan inovasi yang bisa dirasakan masyarakat. Serta mampu menjadi motor penggerak perubahan dan menghubungkan ide dengan aksi, dan inovasi dengan kesejahteraan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....