Kemenag Banyumas: Cek Kesehatan Kini Wajib bagi Calon Pengantin
- 06 Mei 2026 15:46 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas : Menuju cita-cita Indonesia Emas 2045, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyumas memperketat syarat administrasi bagi masyarakat yang ingin melangsungkan pernikahan. Saat ini, pemeriksaan kesehatan pranikah bukan lagi sekadar anjuran, melainkan kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap pasangan calon pengantin sebelum mendaftarkan diri di Kantor Urusan Agama (KUA).
Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Agus Setiawan, S.Sos.I, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan setiap pasangan memiliki kesiapan fisik yang prima. Menurutnya, pernikahan bukan hanya tentang seremoni ijab kabul atau penampilan fisik di pelaminan, melainkan fondasi awal untuk melahirkan generasi yang unggul dan sehat.
“Kita tidak bisa memproses pernikahan tanpa ada hasil kesehatan dari Puskesmas. Jadi, calon pengantin harus pemeriksaan kesehatan dulu, baru setelah itu menjadi syarat administrasi mendaftar di KUA,” ujarnya.
Lebih lanjut, kebijakan ini merupakan bentuk kepatuhan terhadap aturan wilayah yang diperkuat melalui Surat Edaran Bupati Banyumas. Integrasi antara cek kesehatan dan proses administrasi ini bertujuan untuk menekan risiko masalah kesehatan sejak dini, terutama terkait kesehatan reproduksi yang berdampak langsung pada kualitas SDM di masa depan.
Hal ini sejalan dengan komitmen Kemenag untuk tidak hanya mengurusi aspek legal formal pernikahan, tetapi juga pendidikan kesehatan melalui program Bimbingan Perkawinan (Binwin). Agus menilai, masyarakat Banyumas memberikan respon positif dan sangat kooperatif terhadap kebijakan ini karena tujuannya yang masuk akal bagi kesejahteraan keluarga.
“Sebenarnya masyarakat itu mudah mengikuti kebijakan pemerintah selama secara logika masuk akal. Sejauh ini tidak ada tantangan atau hal negatif; semuanya berjalan lancar karena tujuannya memang untuk masyarakat yang lebih sehat dan bahagia,” katanya.
Selain itu, keberhasilan program ini didukung oleh sinergi yang kuat antara Kemenag dan fasilitas kesehatan seperti Puskesmas di seluruh wilayah Banyumas. Sesuai visi-misi Presiden, kolaborasi lintas sektoral ini menjadi kunci utama dalam memberikan layanan yang terintegrasi bagi masyarakat.
Terakhir, Agus Setiawan menyampaikan harapannya agar kesadaran akan pentingnya kesehatan ini terus tumbuh di tengah masyarakat. Ia menekankan bahwa keluarga yang Sakinah, Mawaddah, Warahmah hanya bisa terwujud jika diawali dengan perencanaan yang matang dan kondisi fisik yang sehat.
“Harapan kami, ayo kita ikuti aturan yang ada karena tujuannya bagus untuk mewujudkan masa depan yang lebih cerah. Dengan masa depan yang sehat, kita bisa menurunkan generasi yang jauh lebih baik lagi,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....